Pemda Pohuwato Tinjau Langsung Pengembangan Rambutan di Sulawesi Selatan

  • Whatsapp
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga saat melihat proses pembibitan dan penangkaran pembibitan tanaman holtikultura di UPT Balai Benih Tanaman Hortikultura Dusun Bonto-Bonto, Desa Parangloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (8/05/2022). (Foto: Humas Pemda Pohuwato)

60DTK, Pohuwato – Bupati Pohuwato dan Wakil Bupati Pohuwato meninjau langsung lokasi penangkaran rambutan di UPT Balai Benih Tanaman Hortikultura Dusun Bonto-Bonto, Desa Parangloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (8/05/2022).

Kedatangan Bupati Pohuwato bersama sejumlah pimpinan OPD Kabupaten Pohuwato itu pun diterima langsung oleh Pimpinan Instalasi Kebun Benih Hortikultura (IKBH) Bonto-Bonto, Alimudin, bersama Seksi Sarana dan Prasarana, Ramlawaty.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, tanaman jenis rambutan yang dibudidayakan oleh UPT Balai Benih Tanaman Hortikultura itu sudah berhasil, dan saat ini fokus pada tanaman pisang.

Bahkan, UPT dengan luasan 7,2 hektare tersebut telah mengembangkan 7 jenis tanaman lainnya.

Keberhasilan itu menarik perhatian Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga yang ingin melihat langsung bagaimana pengembangan tanaman, terutama rambutan yang begitu terkenal.

“Selaku pemerintah daerah tentu sangat terkesan dengan apa yang ada di UPT IKBH ini, dengan berbagai jenis tanaman dan lebih fokus pada tanaman rambutan,” ujar Saipul.

Hasil dari kunjungan ke UPT ini pun rencananya akan diadopsi oleh Pemkab Pohuwato.

“Sehingganya sangat diharapkan kepada Dinas Pertanian Pohuwato untuk bisa mengadopsi keberhasilan dari UPT ini yang selanjutnya insyaallah beberapa jenis dari tanaman ini bisa dikembangkan di Pohuwato,” harap Saipul.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada UPT IKBH yang telah menyambut baik kedatangan Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

“Terima kasih banyak kepada pimpinan IKBH yang telah menerima kedatangan di tempat ini, semoga saja apa yang kami lihat dan saksikan ini bisa dikembangkan di daerah,” tutupnya. (adv)

 

Pewarta: Efendi Hasan

Pos terkait