Peringatakan HSN, Santri Lebih Vokal Menyuarakan dan Meneladankan Hidup Damai

60DTK-BONEBOLE: Asisten III Bidang Administrasi Setda Kabupaten Bone Bolango Syarifudin Uloli bertindak sebagai inspektur upacara pada perayaan Hari Santri Nasional (HSN) yang diikuti ribuan santri dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Upacara tersebut berlangsung di Lapangan Likada Kecamatan Kabila, Senin (22/10/2018).

Pada sambutan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang dibacakan Assisten III Bidang Administrasi Setda Kabupaten Bonebol mengatakan, peringatan HSN harus dimaknai sebagai upaya memperkokoh segenap umat beragama agar saling berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang bermartabat, berkemajuan, berkesejateraan, berkemakmuran dan berkeadilan.

Syarifudin mengatakan, perjuangan kaum santri yang secara nyata memberikan andil basar bagi terbentuk dan terjaganya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Peringatan HSN 2018 ini memasuki tahun keempat dan mengusung tema “Bersama Santri Damailah Negeri” dimana isu perdamaian diangkat sebagai respon atau kondisi bangsa Indonesia yang sedang menghadapi berbagai persoalan. Seperti hoaks, ujaran kebencian, polarisasi simpatisan politik, propaganda kekerasan hingga terorisme.

“HSN tahun ini juga merupakan momentum untuk mempertegas peran santri sebagai pionir perdamaian yang berorientasi pada spirit moderasi Islam di Indonesia,”ungkap Syarifudin

Oleh kerena itu, dengan karakter kalangan pesantren yang moderat, toleran, dan komitmen cintah tanah air, Syarifudin berharap para santri semakin vocal untuk menyuarakan dan meneladankan hidup damai serta menekan lahirnya konflik ditengah-tengah keragaman masyarakat.

“Marilah kita tebarkan kedamaian kapanpun, dimanapun, kepada siapapun,” ujar Syarifudin Uloli dalam amanat Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifudin. (rls/mp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles