Petani di Kabupaten Gorontalo Segera Miliki Kartu Tani

  • Whatsapp
Ilustrasi Kartu Tani
Ilustrasi Kartu Tani. (Sumber : Alinea.id/Oky Diaz)

60DTK, Kabupaten Gorontalo – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Gorontalo, segera menyerahkan Kartu Tani kepada para petani yang masuk dalam Kelompok Tani dan terdaftar dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Pemberian Kartu Tani ini dilakukan setelah Distan Kabupaten Gorontalo menerima laporan dari tim yang diturunkan pada bulan Januari lalu, terkait berbagai masalah yang dihadapi para petani selama ini. Salah satu masalah yang terungkap adalah petani kesulitan mendapatkan pupuk subsidi.

Bacaan Lainnya

“Selama ini petani sangat susah mengakses pupuk. Dengan adanya kartu tani ini, mereka akan mudah mendapatkan pupuk. Hanya dengan memperlihatkan kartu tani ini, mereka punya modal, langsung bisa mendapatkan pupuk,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Rahmat Pomalingo, Kamis (04/02/2021).

Ilustrasi Kartu Tani
Ilustrasi Kartu Tani. (Sumber : Alinea.id/Oky Diaz)

“Kartu tani ini merupakan jawaban atas persoalan petani yang selama ini sulit mendapatkan pupuk. Jadi, terobosan ini sangat baik,” tambahnya.

Rahmat mengatakan, kartu tani yang akan dibagikan telah disiapkan oleh BNI Cabang Limboto, sebagai pihak yang dipercayakan mencetak kartu tani di Kabupaten Gorontalo. Adapun jumlah yang telah siap diedarkan lebih dari 100 ribu kartu tani.

“Itu akan segera kita edarkan. Tapi saat ini kita masih mengintegrasikan data setiap petani yang masuk dalam kelompok tani dan terdaftar dalam e-RDKK. Kenapa ini kita lakukan?, supaya kartu tani yang keluar nanti jumlahnya sesuai dengan jumlah petani yang terdaftar dalam e-RDKK,” pungkas Rahmat.

Baca Juga: Agar Searah Program Pertanian, Pemkab Gorontalo Koordinasi dengan Pemprov

Setelah kartu ini diserahkan, Ia berharap hal ini juga bisa berdampak pada hasil pertanian di Kabupaten Gorontalo pada tahun 2021 ini bisa meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

“Tentunya kami berharap ini tidak hanya menyelesaikan masalah petani yang sulit mendapatkan pupuk, tapi juga pada akhirnya bisa berdampak pada hasil pertanian di Kabupaten Gorontalo meningkat,” pungkasnya. (adv)

Pos terkait