Rusli Dorong Usut Tuntas Kasus Kredit Macet Bank SulutGo Limboto

60DTK – Hukum : Sebagai salah satu pesaham di Bank SulutGo, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mendorong kasus kredit macet di Bank SulutGo Limboto diusut tuntas. Dirinya dan teman – teman pesaham lain bersepakat untuk mendorong kasus tersebut ke ranah pidana.

Ia menegaskan, akibat dari kredit macet tersebut, telah menggerus laba dan berpengaruh pada deviden yang akan diterima daerah.

“Kalau di Bank SulutGo Limboto itu menurut cerita sumber resmi, itu adalah penggelembungan. Dan ada oknum yang terlibat disitu. Saya sudah ketemu dengan pak kajari.. biar kita tahu, jangan jadi fitnah.. Biar kita tahu, siapa yang back up kreditur disitu,” imbuhnya.

BACA JUGA : Rp 23 M Kredit Macet Bank SulutGo Ternyata Hanya Dari 3 Debitur !, Puluhan Saksi Diperiksa Kejari

Saat menggelar Konferensi Pers di rumah jabatannya, Rabu (10/4/2019) Rusli mengatakan, Dua kasus kredit macet di Bank SulutGo di Kabupaten Gorontalo dan Boalemo, dianggap telah menggerus pembagian laba. Sehingga Pemerintah Provinsi Gorontalo sebagai salah satu pemegang saham, mendorong kasus ini untuk diungkap.

Nilai kredit macet di dua kabupaten ini, nilainya cukup besar. Di Kabupaten Gorontalo Rp 23 milyar, sedangkan Kabupaten Boalemo potensi kerugian Rp 75 milyar. Kredit macet itu terjadi tahun 2018.

BACA JUGA : Ditanya Soal Desakan Legislatife Soal Jual Saham, Rusli Malah Beberkan Kasus Bank SulutGo

“Saya kaget karena salah satu bupati di Sulut kawan saya menjelaskan kronologisnya. ada oknum patut diduga yang terlibat disitu. insialnya sudah diberitahu ke saya, dan oknum itu salah satu petinggi bank SulutGo,” ujar Gubernur Rusli Habibie saat dimintai tanggapannya soal kasus kredit macet yang tengah ditangani Kejari Limboto.

Saat ditanyakan apakah sempat terungkap dalam RUPS, aliran dana kredit macet tersebut? Rusli enggan berkomentar banyak. Menurutnya, biarlah itu menjadi ranah penyidik untuk kepentingan proses hukum.(rds)

Penulis : Fry

Comments are closed.