Tiga Pilar Bersama PKK Desa Besole Bagikan Masker Sekitar Pantai Sidem

60DTK, Tulungagung – Program Gebrak Masker se-Indonesia dalam rangka penanggulangan dan pencegahan covid-19 sudah mulai dilaksanakan, Kabupaten Tulungagung mewajibkan warganya pakai masker  hingga ke tingkat bawah (Desa).

Dalam mendukung program Gebrak Masker se-Indonesia, Tim PKK bersama Tiga Pilar Desa Besole Kecamatan Besuki Tulungagung gencar bagikan masker gratis serta mengedukasi ke masyarakat hal pentingnya memakai masker untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Gebrak masker Desa Besole dengan sasaran kali ini masyarakat sekitar pantai,pedagang lapak serta pengunjung pantai Sidem Desa Besole.

“Alhamdulillah, Desa kami mendapat bantuan masker sebanyak 600 masker yang pada hari ini sudah dibagikan ke masyarakat dengan ibu-ibu PKK, Pak Bhabinkamtibmas, Babinsa dan RT RW dari wilayah Sidem Desa Besole,” kata Kades Besole, Suratman, saat dilokasi Sabtu, (22/8/2020).

Baca Juga: Penyegaran Organisasi, Polres Tulungagung Gelar Sertijab Dan Rotasi Perwira

Suratman juga selalu menganjurkan dan edukasi kepada seluruh masyarakat Besole khususnya dan bagi warga luar umumnya,jika berkunjung ke pantai Sidem agar tertib dalam protokol kesehatan dengan wajib memakai masker serta jaga jarak.

Hal senada dengan Kades, Babinsa Desa Besole Koramil Besuki 0807/12, Sertu Robik Asnan juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu tertib mentaati protokol kesehatan,mengikuti aturan dan anjuran Pemerintah .

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Besole Polsek Besuki, Bripka. Jupri turut menyampaikan bahwa dengan sinergi Tiga Pilar yang kompak selalu mengedukasi masyarakat agar tetap mentaati protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah agar terhindar dari covid-19.

Baca Juga: Komandan 0807/Tulungagung Kini Dijabat Putra Daerah

Terkait dengan masih berlakunya jam malam, menurut Bripka Jupri bahwa masyarakat Desa Besole bisa dinilai taat peraturan.

“Alhamdulillah, masyarakat desa Besole tertib mentaati aturan. Bilamana jam malam mulai pukul 23.00 WIB, sebelum jam tersebut sudah masuk kerumahnya masing-masing,” imbuhnya.

Bripka Jupri berharap kedepannya muncul kampung kampung tangguh di desa-desa lainnya seperti kampung tangguh Desa Besole.

“Sehingga bisa mengingatkan kepada masyarakat, kita harus sadar dan patuh akan adanya aturan yang telah diterapkan oleh pemerintah masalah covid-19. Dan Alhamdulillah wilayah Besole Kondusif,” pungkasnya.

 

 

Pewarta: Sulistyono