15 Tahun Bersama Yamaha, Apakah Rossi Segera Pensiun??

60DTK, Olahraga – 15 Tahun bukanlah waktu yang sedikit buat pembalap yang berjuluk The Doctor selama menjalani  kebersamaannya bersama Tim Monster Energy Yamaha.

Dimana pada race yang digelar di Sirkuit Algarve (22/11), menjadi balapan pamungkas Rossi buat Tim Monster Energy Yamaha sebelum melanjutkan kariernya bersama tim satelit Petronas Yamaha tahun depan. Alhasil, pada race tersebut, dirinya berhasil finish pada posisi ke – 12.

Saat di wawancarai, Rossi sendiri mengaku terharu. Sebab, 15 tahun telah dijalaninya bersama, baik suka maupun duka sudah di lalui. Sehingga, tentu ada banyak kenangan yang sulit untuk dilupakan.

“Sangat emosional karena ini adalah 15 tahun kebersamaan. Periode yang sangat penting dalam karir dan kehidupan saya dengan banyak hal yang tidak terlupakan dan juga kenangan, teman, dan persahabatan,” Ungkap Rossi seperti dilansir dari laman REPUBLIKA.co.id, Senin (23/11/2020).

expo

Baca Juga: Dua Bulan Lagi PS 5 Hadir di Indonesia, Berapa Harganya? – 60dtk.com

Sebelumnya, Valentino Rossi sempat merasa bimbang, apa yang akan dilakukan setelah 2021 nanti. Apakah dirinya akan pensiun ataukah tetap berada di sirkuit balapan. Yang pada akhirnya dia memutuskan untuk tetap balapan. Dan di akhir September nanti, Rossi resmi dipinang oleh tim Petronas Yamaha untuk meramaikan MotoGP.

Sementara itu, Managing Director Yamaha Motor Racing Lin Jarvis akan terus memberikan dukungan sepenuhnya buat sang pembalap.  Sebab, selama ini, ada banyak capaian yang telah diberikan oleh pembalap berusia 41 tahun itu kepada Yamaha Factory Racing MotoGP Team.

“Ada naik ada turun, ini seperti naik rollercoaster, tapi daftar capaiannya dengan Yamaha sangatlah mengesankan: empat titel Kejuaraan Dunia MotoGP, 255 balapan Grand Prix, 56 kemenangan, 142 podium. Apa yang dia capai selama waktunya bersama kami itu luar biasa. Dalam kasus Valentino, kami kini menghadapi apa yang saya boleh bilang ‘perubahan pengawal’. Meski dia meninggalkan tim pabrikan Yamaha, itu bukan akhir dari karirnya. Ini bukan skenario perpisahan yang sesungguhnya, ini adalah momen transisi,” kata Jarvis.

Baca Juga: Intip Senam Aerobik Ala Vikka Carolina di Madiun – 60dtk.com

Di musim 2020 ini, memang ada banyak masalah yang di hadapi oleh sang pembalap. Mulai dari masalah teknis motornya, hingga dua kali melewatkan balapan, dikarenakan dirinya terjangkit wabah Covid-19. Sehingga, di tahun 2021 nanti, ia akan lebih fokus dalam mempersiapkan dirinya, dan berharap tahun depan akan lebih baik dari tahun ini.

“Ini tidak mudah, jadi kami perlu istirahat dan bersiap untuk tahun depan. Saya kira tahun depan tidak akan menjadi musim yang normal sayangnya, tapi saya harap jauh lebih baik dari tahun ini dan kami membalap di trek Eropa di waktu yang tepat,” tandasnya.

 

 

Pewarta: Usman Dai

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles