Aparat Gabungan Amankan 30 Kendaraan Bermotor Penadah BBM

60DTK – GORONTALO – Tim gabungan dari unsur Biro P2E, Dinas Perhubungan, Satpol PP, TNI dan Polda Gorontalo kembali mengamankan 30 unit kendaraan roda dua dan roda empat yang diduga sering digunakan untuk melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) secara berulang-ulang di SPBU di area Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo. Rabu (4/12/2019).

“25 kendaraan roda dua dan roda empat itu diamankan di SPBU Tamalate Kota Gorontalo sementara 5 kendaraan lain diamankan di SPBU di Kabupaten Gorontalo. Kendaraan yang diamankan rata-rata sudah dimodifikasi dan tidak memiliki kelengkapan berkendara,” ungkap Kepala Biro P2E Sagita Wartabone saat diwawancarai, Jumat (6/12/2019).

Sagita menuturkan, operasi penertiban sudah dilaksanakan selama tiga hari yakni tanggal 2, 4 dan 6 Desember. Operasi menyesuaikan dengan jadwal pengisian BBM di SPBU yang berlokasi di Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo dan Bone Bolango.

BACA JUGA : Penertiban Antrian SPBU, Tim Gabungan Amankan Lima Motor Penimbun BBM

Sebelum melakukan penertiban, Aparat memberikan teguran kepada pengguna kendaraan bermotor untuk tidak melakukan pengisian berulangan untuk diperjualbelikan secara eceran. Petugas SPBU juga diberi peringatan agar tidak lagi melayani pengisian BBM dalam jumlah banyak dan berulang.

“Penindakan ini kami harapkan bisa memberi efek jera kepada masyarakat dan operator SPBU. Kami berharap agar operasi serupa bisa ditindaklanjuti oleh setiap pemerintah daerah dan polres setempat,” terang Sagita

Tahap berikutnya setelah penertiban antrian SPBU yakni meminta Hiswana Migas melakukan penataan dan pembinaan ke pihak SPBU. Pemda setempat diminta agar mensosialisasikan kepada depot-depot kecil untuk menghentikan aktivitasnya karena tidak sesuai dengan UU No. 2 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas (Migas).

BACA JUGA : Pemprov Gorontalo Seriusi Masalah Penimbunan BBM Di Gorontalo

“Setelah pembinaan dan sosialisasi dilaksanakan maka tahap terakhir melakukan sidak ke depot-depot untuk dilakukan penindakan dan penutupan paksa,” tandasnya.

Tanggal 2 Desember operasi penertiban menyasar SPBU di Kabupaten Gorontalo yakni SPBU Padengo dan SPBU Isimu. Hasilnya

Penertiban antrian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terus diintensifkan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur Pemprov Gorontalo dan Polda Gorontalo. Penertiban dilakukan sudah tiga hari terakhir yakni 2, 4 dan 6 Desember sesuai jadwal pengisian BBM. (adv)

Sumber : Humas Gorontalo Prov 

Comments are closed.