Banggar DPRD Kabupaten Blitar Gelar Rakor Bersama Penyelenggara Pilkada

  • Whatsapp
DPRD Blitar
Mujid, Politisi Partai Gerindra yang juga Wakil Pimpinan Banggar DPRD Kab. Blitar.(Foto: Istimewa)

60DTK, Kabupaten Blitar – Bakal digelarnya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blitar pada 9 Desember 2020 mendatang, maka, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Blitar menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Menjelang Pilkada.

Rapat koordinasi itu dilaksanakan dengan mengundang instansi terkait seperti, KPU Kabupaten Blitar, Bawaslu dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di ruang rapat kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Blitar, Jalan Kota Baru, Kanigoro, Senin (15/6/2020).

Bacaan Lainnya

“Tadi kita undang beberapa instansi dan penyelenggara pemilu untuk memberikan penjelasan sejauh mana tahapan-tahan yang sudah dilaluinya,” ungkap Mujib, Wakil Ketua Banggar DPRD Kabupaten Blitar usai rapat.

Baca Juga: Hadiri Pelantikan PPS, Bupati Blitar Berpesan Tetap Jaga Integritas

Terkait dengan pelaksanaan pemilihan nantinya, kata Mujib, sedikit berbeda. Dimana, karena dimungkinkan masih adanya pandemic Covid-19, maka, teknis dan tatacara pemilihan diberlakukan mematuhi protokoler kesehatan.

“Seperti memakai masker, sebelum masuk bilik mencuci tangan dan tes suhu dengan menggunakan thermo gun,¬† antrian pemilih diterapkan physical distancing, serta mungkin aturan lainnya yang berkaitan dengan pencegahan penyebaran Covid-19,” lanjutnya.

Mujib juga menjelaskan, terkait dengan anggaran ada penambahan dan pengurangan seperti halnya anggaran untuk sosialisasi yang sebagian bisa diarahkan untuk pembelian Alat Pelindung Diri (APD) untuk petugas Pantarlih (panitia pendaftar dan pemilih).

Baca Juga: Pansus DPRD Kabupaten Blitar Tanggapi LKPJ 2019 Bupati

Namun demikian, Mujib mengingatkan supaya di dalam pengelolaan anggaran nantinya diminta ada laporan tertulis agar  dapat dievaluasi bersama sama. Untuk selanjutnya, pihaknya supaya dapat memberikan masukan yang mana nanti bisa di lakukan efisiensi terkait dengan anggaran.

“Jadi kalau dahulu sebelum ada pandemi KPU ada sosialisasi secara terbuka atau event terbuka. Namun, untuk saat ini tidak mungkin dilakukan dan bagian ini bisa di kurangi. Akan tetapi, di sisi lain penyelenggara harus mempersiapkan protokol kesehatan, maka ada penambahan Anggaran untuk persiapan APD yang akan disiapkan bagi penyelenggara pemilu kada. Inti nya kita meminta laporan KPU kesiapannya seperti apa ?,” pungkas Politisi partai Gerindra yang juga Wakil Pimpinan Banggar DPRD Kab Blitar ini. (adv)

 

 

Pewarta: Achmad Zunaidi

Pos terkait