BBM Mahal? Ini Tips Biar Gak Boros Pertalite

  • Whatsapp
(Foto: kabartuban.com)

60DTK, Gorontalo – Kenaikan BBM saat ini memang menyulitkan sebagian besar orang, terutama yang punya kendaraan pribadi dan segala aktivitas sehari-hari tidak pernah lepas dari yang namanya kendaraan.

Bahkan sebagian masyarakat merasa bahan bakar jenis pertalite kini lebih boros sejak harganya naik beberapa waktu lalu. Oleh karena itu, di zaman yang sulit karena kenaikan BBM ini sudah seyogianya kita lebih bijak dalam berkendara, salah satunya dengan menghemat BBM. Bagaimana caranya?

Bacaan Lainnya

Setidaknya ada lima cara menghemat BBM saat berkendara. Pertama, mengatur kecepatan kendaraan. Ternyata, mesin kendaraan itu memiliki batas kecepatan efektif juga untuk penggunaan BBM-nya. Jadi, kita perlu menyesuaikan kecepatan berkendara dengan batas efektif kendaraan kita untuk menghemat bahan bakar. Selain itu, penambahan kecepatan saat berkendara lebih baik dilakukan secara bertahap, karena penambahan kecepatan yang mendadak akan membuat konsumsi BBM lebih boros.

Kedua, matikan mesin saat berhenti lama. Ini juga sering menjadi penyakit kita, padahal mesin yang menyala dan kondisi kendaraan sedang berhenti bisa jadi titik pemborosan yang sangat tinggi. Itu mengapa kendaraan yang terjebak macet sangat menguras banyak bahan bakar.

Ketiga, perhatikan tekanan angin pada ban. Hal ini perlu diperhatikan, karena ketika tekanan angin pada ban berada pada titik yang optimal, maka kerja mesin dalam menggerakkan kendaraan juga akan optimal. Ban yang terlalu lembek akan membuat mesin bekerja lebih keras, dan bahan bakar juga akan lebih cepat terkuras.

Keempat, jaga kebersihan filter udara. Filter udara ini adalah komponen yang berfungsi untuk memberikan suplai udara ke mesin. Semakin baik suplai udara, semakin baik mesin bekerja, semakin optimal juga kendaraan bekerja sehingga tidak mengambil banyak bahan bakar. Maka, penting untuk rutin membersihkan filter udara.

Kelima, pilihlah jenis BBM yang tepat. Karena setiap mesin kendaraan memiliki spesifikasinya masing-masing, maka tiap kendaraan dapat bekerja optimal dengan jenis BBM yang berbeda. Mungkin ada beberapa jenis BBM yang meski tidak sesuai spesifikasi kendaraan, namun Ia dapat memberikan tambahan performa, tapi hal itu juga akan memicu pemborosan bahan bakar.

Pos terkait