Dana PEN Gorontalo 2021, Empat Program untuk Ibu Kota

  • Whatsapp
Dana PEN Gorontalo 2021, Empat Program untuk Kota Gorontalo
Penandatangan PEN Gorontalo Tahun 2021 oleh Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Edwin Syahruzad dengan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie di Jakarta, Rabu (1/12/2021). Foto: Zakir.

60DTK, Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo lewat dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun 2021 akan membenahi Kota Gorontalo. Ada tujuh program infrastruktur yang di usulkan pemerintah, empat di antaranya untuk ibu kota provinsi itu.

“Infrastruktur itu ada empat di kota. Jalan eks Andalas, perbaikan saluran Tanggidaa, jalan Tenilo – Pilolodaa – Iluta dan pompa air untuk banjir jalan Pandjaitan. Kenapa kita pusatkan di kota? Karena ibu kota dan juga pusat perdagangan dan jasa,” jelas Gubernur Gorontalo, Rusli Habibe.

Bacaan Lainnya

Dana PEN Pemerintah Provinsi Gorontalo Tahun 2021 sudah disepakati oleh Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan Gubernur Gorontalo pada Rabu (1/12/2021) di Jakarta.

Dana PEN Gorontalo 2021, Empat Program untuk Kota Gorontalo
Penandatangan PEN Gorontalo Tahun 2021 oleh Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Edwin Syahruzad dengan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie di Jakarta, Rabu (1/12/2021). Foto: Zakir.

“Terimakasih saya ucapkan kepada PT. SMI yang sudah menyetujui pinjaman kami. Mudah-mudahan anggaran ini bisa kita gunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan rakyat,” ucap Rusli.

Adapun tujuh paket pekerjaan yang diusulkan Pemerintah Provinsi Gorontalo yakni untuk jalan eks Andalas (John A. Katili) sebesar Rp42,7 miliar, jalan Tenilo – Pilolodaa – Iluta untuk Segmen I sebesar Rp20 miliar dan kanal banjir Tanggidaa Rp33,6 miliar.

Selain itu, juga untuk pekerjaan jalan Taluditi – Wonggarasai Rp33,03 miliar, pembangunan stasiun pompa air banjir untuk genangan air kota sebesar Rp16,4 miliar. Jasa Konsultan MK dan Pembangunan RSUD dr. Hj. Hasri Ainun Habibie sebesar Rp109 miliar serta pengadaan alat kesehatan untuk rumah sakit tersebut sebesar Rp41,4 miliar. (ksm)

Pos terkait