Deprov Gorontalo Menduga Ada yang Disembunyikan oleh Pihak PLTU di Gorut

  • Whatsapp
Hamid Kuna
Anggota Deprov Gorontalo, Hamid Kuna, Saat Diwawancara Awak Media Usai Mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang Membahas tindak lanjut Aksi Demontrasi Aliansi Barisan Rakyat Bersama Rakyat (Bar-Bar) Terkiat Penolakan TKA yang Rencananya akan Bekerja di PLTU Gorut, Jumat (24/07/2020). Foto: Hendra 60DTK

60DTK, Gorontalo – Menindak lanjuti aksi demonstrasi yang dilakukan Barisan Rakyat Bersama Rakyat (Bar-Bar) terkait penolakan TKA yang rencananya akan bekerja di PLTU Gorut, ini dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (Deprov) Gorontalo.

Rapat yang dilaksanakan di ruang sidang DPRD itu, sempat terjadi kericuhan. Pihak dari perusahan PLTU tidak menunjukan sikap terbuka kepada pihak DPRD dan juga Aliansi Bar-Bar. Sehingga Deprov Gorontalo menduga ada hal yang disembunyikan oleh perusahan.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Deprov Gorontalo Apresiasi Penghijauan Hutan Penyangga Di Suwawa Timur

“Kita menduga oke, bahwa ada sesuatu yang mereka sembunyikan, tetapi kita tidak serta merta, bahwa sesuai rapat tadi, sudah keliatan, bahwa mereka dengan gaya begitu, kita minta saja dokumen mereka anggap itu, rahasia sekali,” ungkap Anggota Deprov Gorontalo, Hamid Kuna kepada awak media, Jumat (24/07/2020).

Sehingga ini, kata Hamid jika dalam pembahasan antar anggota DPRD lainnya, kemudian menemukan hal-hal yang menjanggal, maka ini menurutnya pihak Dewan akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelesaikan permasalahan Tersebut.

Baca Juga: ASN Sudah Bisa Lakukan Perjalanan Dinas

“Pansus itu ada mekanisme, kita telusuri dulu semua data-datanya, kalau kita menemukan kejanggalan maka kita akan buat pansus, jadi tidak serta Merta, kami akan liat untuk melibatkan kalian (aliansi), karena yang pansus itu DPRD,” tegasnya.

Diketahui, ditengah-tengah rapat dengar pendapat pihak dari perusahan meninggalkan ruang rapat begitu saja, tanpa dipersilahkan pimpinan sidang. (adv)

 

 

Pewarta: Hendra Setiawan

Pos terkait