Festival Pesona Danau Limboto 2019 Dibuka oleh Kemenpar RI

  • Whatsapp
Suasan pembukaan Festival Pesona Danau Limboto (FPDL) 2019 yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gorontalo, Sabtu (21/09) malam. Foto: Andi/60dtk

60DTK-Kab. Gorontalo: Festival Pesona Danau Limboto (FPDL) Tahun 2019 secara resmi dibuka oleh Kementerian Pariwisata RI yang diwakili Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Hariyanto, di Halaman Kantor Bupati Gorontalo, Sabtu (21/09) malam.

Dalam sambutannya Hariyanto mengatakan, pasriwisata telah ditetapkan sebagai salah satu sektor prioritas Nasional. Penetapan ini telah diikuti dengan serangkaian prestasi pariwisata Indonesia yang cukup membanggakan.

Bacaan Lainnya

“Pariwisata sudah menjadi penyumbang devisa terbesar kedua di Indonesia setelah batu bara. Nilai Devisa sebesar 19,3 Miliar Dolar atau sekitar Rp. 270 Triliyun pada tahun 2018”, kata Hariyanto.

Hariyanto juga menuturkan, pariwisata Indonesia menempati peringkat ke-6 kategori negara terindah di dunia berdasarkan situs rough guides. Dan lebih membanggakan, Pariwisata Indonesia juga masuk dalam 20 negara dengan perkembangan tercepat di dunia seperti dituliskan oleh the telegraph.

“Proyeksi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2019 sebanyak 18 juta. Sedangkan pergerakan wisatawan nusantara sebanyak 300 juta pada tahun ini”, urainya.

Lebih jauh Ia menjelaskan, sejak dua tahun terakhir Festival Pesona Danau Limboto telah menjadi bagian dari 100 Calender of Event (CoE) Kementerian Pariwisata RI.

Sebelumnya Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, pada tahun 2016 lalu kegiatan FPDL masih merupakan Event Lokal. Namun, pada penyelenggaraan kedua tepatnya ditahun 2017 telah menjadi event nasional.

“Tahun 2019, FPDL didorong menjadi Event Internasional yang dipromosikan oleh Kementerian Pariwisata RI”, kata Nelson.

Nelson juga menambahkan, penyelenggaraan FPDL ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo bahkan pemerintah pusat untuk menangani berbagai masalah Danau Limboto saat ini.

“Karena pariwisata bisa meningkatkan pendapatan dan pengembangan kreatifitas masyarakat. Selain itu, juga mengatasi persoalan lingkungan serta menumbuhkan investasi”, tambah Nelson.

Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Kapolda Gorontalo, Wakil Bupati Kabupaten Pohuwato, Wakil Bupati Bolaang Mongondo Selatan, Ketua Tima Penggerak PKK Kabgor, Sekda Kabgor, Forkopimda, Pimpinan OPD Kabgor, para undangan lainnya serta masyarakat umum. (adv/andi)

Pos terkait