Kadis DLH Gorut Minta Masyarakat Memilah Sampah yang Dihasilkan

  • Whatsapp
Kepala DLH Gorut, Ilyas Lagarusu saat memimpin aksi bersih-bersih sampah dari rumah yang dipusatkan di empat desa yanga ada di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara. (Foto: Istimewa)

60DTK, Gorontalo Utara – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Ilyas Lagarusu meminta masyarakat untuk ikut melakukan pemilahan sampah menjadi dua jenis, yakni sampah yang bisa didaur ulang, dan sampah yang harus segera dibuang di tempat pengolaan akhir (TPA).

Hal itu Ia sampaikan saat diwawancarai oleh awak media terkait aksi bersih-bersih sampah yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara.

Bacaan Lainnya
Kepala DLH Gorut, Ilyas Lagarusu saat memimpin aksi bersih-bersih sampah dari rumah yang dipusatkan di empat desa yanga ada di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara. (Foto: Istimewa)

“Tujuannya ini tidak lain adalah memberikan pelajaran kepada masyarakat, bagaimana desa atau rumah mereka tetap bersih, dengan memilah-milah sampah yang dihasilkan,” ujar Ilyas, Senin (27/09/2021). .

Baca juga: Upaya Dinas Lingkungan Hidup Basmi Sampah di Gorut

Selain itu, dalam aksi tersebut pihak DLH Gorut juga menyosialisasikan cara membedakan sampah yang bisa dijadikan sebagai pupuk tanaman atau sampah yang mudah mengalami pelapukan sehingga bisa berubah bentuk menjadi tanah.

“Mulai dari sampah yang bisa jadi kompos, atau sampah yang jadi residu untuk dibuang di tempat pembuangan sampah terakhir,” jelasnya.

Ia pun mengaku senang karena aksi bersih-bersih sampah tersebut mendapat dukungan dari masyarakat Kecamatan Biau. Hal itu terlihat ketika masing-masing dari mereka sudah menunggu kedatangan tim dari DLH di depan rumah masing-masing.

Baca juga: DKP Gorut Jalankan Program Pengelolaan Irigasi Tambak di Desa Mootinelo

“Alhamdulillah kegiatan itu berlangsung lancar, dan pada saat itu masyarakat sangat antusias. Mereka sudah menunggu di rumah masing-masing kedatangan Satgas Dinas Lingkungan Hidup yang kurang lebih turun langsung sekitar 40 orang,” tutur Ilyas.

“Kami pun berharap agar masyarakat bisa lebih meningkatkan kesadarannya akan pentingnya sampah bagi lingkungan yang ada. Jangan membuang sampah sembarangan, karena itu dapat merusak lingkungan yang ada di sekitar kita,” tandasnya. (adv)

 

Pewarta: Usman Dai

Pos terkait