Lagi, KPK Geledah Kantor DPRD Tulungagung

60DTK – Tulungagung : Setelah lebih dari 5 jam, sekitar pukul 18.00, sejumlah petugas dari KPK meninggalkan Gedung DPRD Tulungagung, Senin (17/02/2020).

Sebelumnya, sekitar pukul 12.30, 4 mobil dengan warna hitam berjenis MPV memasuki halaman gedung DPRD Tulungagung. Terlihat 7 orang keluar dari mobil mengenakan rompi bertuliskan KPK dengan membawa sejumlah koper besar.

Memasuki gedung, mereka menemui Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Tulungagung Budi Fatahillah.

Petugas KPK menggeledah sejumlah ruangan di kantor DPRD Tulungagung. Ruang Ketua DPRD, ruang Sekretaris Dewan, dan ruang aspirasi.

“Mohon maaf, atas permintaan pihak KPK, teman-teman wartawan tidak boleh masuk dan diminta untuk keluar (dulu) dari ruangan ini. Di sini area steril”, singkat Budi Fatahillah setelah pihak KPK menemuinya.

Ruang aspirasi menjadi sasaran pertama penggeledahan. Sekitar 30 menit, petugas kemudian keluar dan memecah menjadi dua tim. Satu tim memasuki ruang Ketua Dewan dan lainnya ke ruang Sekretaris Dewan.

Sampai KPK meninggalkan gedung DPRD, belum diketahui penggeledahan tersebut terkait dengan kasus apa. Namun, dugaan korupsi yang menjerat mantan Ketua DPRD Tulungagung Supriyono, masih terus berlanjut penyidikannya.

Kedatangan KPK yang tidak diketahui ini, juga mendapati gedung DPRD yang lengang. Kosongnya gedung wakil rakyat ini dikarenakan para anggota dewan melaksanakan kunjungan kerja yang sudah di agendakan dalam rencana kerja.

Berdasarkan informasi dari bagian Sekretariat DPRD Tulungagung, Komisi A, B, dan C sedang melakukan kunjungan kerja di Jakarta, sedangkan Komisi D berada di Bandung, Jawa Barat.

Usai KPK keluar gedung dengan membawa kembali beberapa koper besar dan beberapa kardus, para awak media mencoba mencari informasi ke Sekretaris Dewan.

“Biar tim yang mengatakan, mas. Kami tidak bisa menjawab sekarang”, jawabnya sambil memasuki ruangan.

Pewarta : Hari Suhartono

Comments are closed.