Menjelang Ramadhan, Warga Gorontalo Mulai Menyiapkan Atribut Tumbilotohe

Kendati perayaan Tumbilotohe tersebut masih sangat lama untuk dilaksanakan.

60DTK – Daerah: Bulan suci Ramadhan tinggal menghitung jam lagi, itu tandanya awal bagi umat islam untuk menunaikan ibadah puasa. Namun, di Gorontalo ada tradisi yang selalu dillakukan menjelang tiga hari sebelum hari raya Idul Fitri, yakni Tumbilotohe atau malam pasang lampu.

Tumbilotohe menjadi tradisi turun-temurun yang telah dilakukan masyarakat Gorontalo. Tapi ada yang berbeda, perayaan Tumbilotohe yang seharusnya menjelang Lebaran itu, sudah mulai dipersiapkan oleh warga Gorontalo di jalan Pancawardana Kelurahan Ipilo dan Padebuolo, kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Yamin Ismali merupakan salah satu warga yang tengah mempersiapkan atribut dan beberapa ornamen yang akan dipakai nanti pada perayaan Tumbilotohe tiba. Alasan Yamin cukup sederhana, agar pada hari H nanti pemasangan dan persiapan tidak memakan waktu dan tenaga yang banyak.

“Pemasangan berupa tiang itu cukup menguras tenaga, apalagi saat menjalankan ibadah puasa. Jadi kami berinisiatif untuk memasangnya lebih dulu sebelum perayaan Tumbilotohe mulai semarak dilaksanakan warga Gorontalo,” ungkap Yamin.

Ia menambahkan, persiapan Tumbilotohe ini murni dari bantuan dari masyarakat Ipilo dan Padebuolo yang dikumpulkan oleh panitia penyelenggara yang tergabung dalam Generasi Muda Kreatif Pancawardana.

“Rencananya Tumbilotohe di bulan puasa kali ini kami akan menggunakan 1000 lampu botol; 400 meter lampu hias dengan jumlah tiang bambu lebih dari 100 batang,” imbuhnya. (rls).

Sumber: Hulondalo.id