Pesan Idris Rahim kepada Wisudawan IAIN Sultan Amai Gorontalo

60DTK, Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim berpesan kepadan Wisudawan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo untuk tidak puas diri dengan hasil yang diraih selama menempuh pendidikan.

Idris menilai momentum wisudah bukan berarti selesai dan berhenti belajar, tetapi sebaliknya. Para lulusan/wisudawan harus terus mengembangkan kompetensi dan kapasitas dirinya.

“Jangan pernah berhenti belajar. Sebagaimana ungkapan seorang tokoh, jika anda tidak belajar, anda tidak berubah, dan kalau anda tidak berubah, anda akan mati. Sehingga itu belajar, belajar dan belajar terus,” pesan Idris saat memberikan sambutan via daring pada prosesi wisudah, Senin (28/9/2020).

Lebih jauh Idris mengungkapkan, perguruan tinggi mempunyai peran penting dan strategis dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, handal dan profesional.

Ia berharap, para lulusan mampu bersaing serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk kemajuan dan pembangunan daerah dan bangsa.

“Selama mengenyam pendidikan di IAIN, para wisudawan telah dibekali dengan berbagai ilmu pengetahun, keahlian dan keterampilan. Implementasikan ilmu itu agar kehadiran para wisudawan bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Idris.

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menggelar wisuda program Sarjana (S1) dan program Magister (S2). Pada wisuda periode kedua tahun akademik 2019/2020, diikuti oleh 482 lulusan yang terdiri dari 440 lulusan S1 dan 42 lulusan S2.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo, saya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada para wisudawan IAIN Sultan Amai Gorontalo yang mampu menyelesaikan proses studinya baik pada program magister maupun sarjana, meski saat ini kita masih berada di tengah pandemi Covid-19,” tutur Idris.

Guna menghindari terjadinya kerumunan dan menegakkan aturan tentang penerapan disiplin protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, pelaksanaan wisuda IAIN Sultan Amai Gorontalo dibagi dalam dua sesi.

Sesi pertama pada Senin (28/9/2020) diikuti oleh 226 wisudawan dari Program Magister, Fakultas Syariah, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Sesi kedua yang akan digelar pada Selasa (29/9/2020), akan diikuti oleh 256 wisudawan dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. (adv/rls)

Sumber: humas.gorontaloprov.go.id