Program Kotaku di Kota Gorontalo Berhasil Atasi Kawasan Kumuh

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha (kanan pertama) Saat Mengikuti Rapat Bersama World Bank Dalam Rangka Misi Teknis Dukungan Pelaksanaan Program ‘Kotaku’, Secara virtual di Ruang Kerjanya, Rabu (21/10/2020). Foto: Istimewa

60DTK, Kota Gorontalo – Melalui program ‘Kotaku’ Pemerintah Gorontalo berhasil mengurangi luasan kawasan kumuh seluas 183,907 Ha atau sudah mecapai 81,67 persen. Tersisa 41.3 persen dimana ini dituntaskan sampai pada tahun 2024 mendatang.

“Penanganan kawasan kumuh ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun yang lalu. Tercatat pada tahun 2019  Pemerintah Kota Gorontalo telah berhasil mengurangi luasan Kumuh di Kota Gorontalo seluas 183,907 Ha atau sudah mecapai 81,67 persen,” ungkap Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, Rabu (21/10/2020).

“Sehingga akhir tahun 2019 luasan kumuh tinggal tersisa 41,3 HA. Dimana ini direncanakan akan dapat dituntaskan sampai tahun 2024,” lanjutnya.

Baca Juga: Kota Gorontalo Tetap Peringati Maulid Nabi, Jamaah Zikir Wajib Rapid Test

Marten menjelaskan, program ‘Kotaku’ ini memang sudah menjadi agenda pemerintah kota dalam mengurangi kawasan kumuh sebagaimana diamanatkan dalam RPJMD Tahun 2019-2024 dirancang untuk mempertahankan prinsip-prinsip memperkuat peran pemerintah daerah dan memberdayakan masyarakat gerakan “100-0-100’ yaitu 100 persen penyediaan air bersih, dan 0 persen Kawasan Kumuh dan 100 persen layanan sanitasi.

“Dalam rangka mendukung agenda pemerintah, Kota Gorontalo untuk melakukan perubahan wajah Kota, maka upaya penataan kawasan permukiman khususnya kawasan kumuh, terus bersama-sama kami laksanakan,” jelasnya.

Baca Juga: Bukti Keseriusan Pemkot, Wali Kota Gorontalo Ikut Musnahkan Barang Bukti Kasus Narkotika

Untuk itu, kata Marten Pemerintah Kota Gorontalo akan menuangkan dalam dokumen RPJD Tahun 2019-2024 terkait target penanganan Kawasan kumuh sesuai SK Wali Kota Tahun 2017 dengan target penyelesaian luasan kumuh 225,27 HA.

“Sebagai komitmen terhadap program ‘Kotaku’ di Kota Gorontalo, maka melalui Pokja PKP yang telah dibentuk telah merumuskan dan menetapkan berbagai agenda pengurangan luasan kawasan kumuh di Kota Gorontalo,” tegasnya. (adv)

Pewarta: Hendra Setiawan