Rusli: Masyarakat Harus Hentikan Truk Besar yang Lewat Jalan Duhiadaa – Imbodu 

  • Whatsapp
Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie (tiga dari kiri), saat meninjau langsung pengerjaan ruas jalan Duhiadaa - Imbodu, Selasa (9/06/2020). (Foto - Humas Pemprov Gorontalo)

60DTK, Gorontalo – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo mengajak masyarakat ikut serta dalam menjaga dan memelihara ruas jalan Duhiadaa – Imbodu. Hal ini mengingat sudah ada anggaran Rp1 miliar dari APBD yang dikeluarkan untuk pemeliharaan jalan provinsi tersebut.

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie membeberkan, perbaikan jalan ini sebenarnya sudah sering dilakukan. Namun karena sering dilalui truk yang bermuatan lebih dari 8 ton, maka ruas jalan tersebut cepat sekali kembali mengalami kerusakan. Oleh karena itu, diharapkan ada peran serta dari masyarakat untuk menjaganya.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Uji Spesimen Covid-19 BPOM Gorontalo Dapat Pengakuan Balitbangkes Kemenkes RI

“Saya minta kepada masyarakat untuk berpartisipasi menjaga dan merawat jalan ini. Kalau melihat kendaraan besar lewat, masyarakat berhak menyetop, jangan dibiarkan begitu saja,” ungkap Rusli saat meninjau langsung pengerjaan ruas jalan tersebut, Selasa (9/06/2020).

Untuk itu, jika masyarakat terus berpartisipasi dalam pemeliharaan ruas jalan ini, Rusli sangat berharap ke depan pihaknya tidak perlu lagi melakukan perbaikan. Jika perlu, kata Rusli, masyarakat hentikan kendaraan yang bermuatan lebih dari 8 ton.

Baca juga: Wagub Gorontalo Ikut Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reformasi Agraria

“Jangan nanti kalau sudah rusak, baru telepon atau sms bupati dan gubernur lagi. Mulai dari sekarang, setelah selesai dikerjakan, mari sama-sama kita jaga. Karena kualitas jalan ini berbeda dengan jalan nasional, makanya kendaraan lebih dari delapan ton tidak boleh lewat jalan ini,” tegasnya.

Diketahui, ruas jalan Duhiadaa – Imbodu ini memiliki panjang 5 kilometer yang akan ditangani persegmentasi dalam waktu lebih kurang satu bulan. Pengerjaan diawali dengan penggalian selama 4 hari, penimbunan klas B selama 2 hari, dan pemadatan 1 hari.

Baca juga: Rusli Habibie Serahkan Tiga Jenis Bantuan Di Kabupaten Boalemo

Proses selanjutnya adalah penimbunan LPA klas A selama 7 hari, pemadatan selama 3 hari, dan terakhir, patching dan pengaspalan selama 7 hari. (adv)

 

Pewarta: Hendra Setiawan

Pos terkait