Cerita Pantai Indah Di Kota Gorontalo Yang Dipenuhi Sampah

  • Whatsapp
Kondisi sampah yang berhamburan di pinggiran pantai. Sore tadi di Kelurahan Pohe Kec. Hulonthalangi Kota Gorontalo. 2/12. Foto : Mohamad Efendi/60dtk.com

60DTK – GORONTALO : Dahulu di Kota Gorontalo terdapat sebuah pantai yang menjadi favorit warga untuk berwisata. Warga menyebutnya dengan nama Pantai Indah. Pantai itu terletak di Kelurahan Pohe Kecamatan Hulonthalangi Kota Gorontalo.

Cerita Indah di Pantai itu, kini seakan tinggal menyisahkan donggeng semata. Keindahan pantai itu, mulai hilang akibat ditutupi oleh sampah plastik yang tersebar dimana-mana. Sebagian sampah pun terkadang hanyut di bawah air ke laut.

Bacaan Lainnya
banner 468x60

Para Nelayan yang ada di sekitaran pantai ikut terganggu akibat masalah sampah yang belum juga teratasi. Ripai salah seorang Nelayan yang ditemui 60dtk.com, Minggu (2/12/2018).  menyampaikan, sudah menjadi kebiasaan masyarakat untuk membuang sampah sembarangan.

“Walau pun sudah ada larangan dari pemerintah tidak membuang sampah sembarang, tetap saja masih ada masyarakat yang belum sadar. Akhirnya berdampak ke kami sebagai nelayan. Sampah plastik ini kan mengandung bahan kimia, jadi proses pelapukanya cukup lumayan lama, ikan-ikan juga yang asyik bermain di pinggir pantai, mulai berkurang akibat banyak sampah yang masuk ke laut,” Terangnya.

Anak-anak yang tinggal di kawasan pantai Pohe, sedang asyik bermain di temani sampah yang berhamburan. 2/12. Foto : Mohamad Efendi/60dtk.com

Menurut Ripai, beberapa bulan yang lalu, pemerintah sudah melakukan upaya pembersihan, namun seperti yang terlihat, lingkungan pinggiran pantai masih tetap kotor akibat ulah manusia yang belum sadar akan pentingya kebersihan lingkungan.

Banyaknya sampah yang berserahkan di pinggiran pantai, jadi bahan permainan bagi anak-anak di saat sore hari. Sebagai masyarakat yang mendiami disekitaran pantai Pohe, Ripai pun berharap agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan dan pemerintah pun sesegera mungkin bertindak untuk penangan masalah ini. Imbuhnya di akhir wawancara. (mf).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan