Sebanyak 42 Sekolah Terdampak Banjir Kabgor, 4 di Antaranya Terhitung Parah

  • Whatsapp
Kondisi SD N 17 Limboto Barat usai diterjang banjir. (Foto: Istimewa)

60DTK, Kabupaten Gorontalo – Kurang lebih sebanyak 42 sekolah TK, SD, dan SMP terdampak bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, beberapa hari lalu.

Dari puluhan sekolah tersebut, SD N 17 Limboto Barat, SD N 1 Tibawa, SD N 10 Tibawa, dan SD N 12 Tibawa adalah beberapa sekolah yang terdampak parah. Bahkan sekolah-sekolah tersebut sampai saat ini masih dalam tahap pembersihan.

Bacaan Lainnya
Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Gorontalo, Zubair Pomalingo saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (11/11/2021). (Foto: Andi 60dtk)

Pasalnya, banjir yang terjadi kali telah membawa sampah dan lumpur yang membuat berbagai fasilitas sekolah seperti ruang kelas, bangku, meja, dan lain-lain menjadi sangat kotor.

“Kemarin kita sudah mengunjungi sekolah-sekolah ini, dan memang parah. Sekarang masih pembersihan, dan kita sudah menyampaikan ke pihak sekolah agar dibersihkan secara bertahap,” beber Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Zubair Pomalingo, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Banjir di Kabgor: 64 Ribu Jiwa Terdampak, 1 Meninggal, Lahan Pertanian Rusak

Karena masih dalam tahap pembersihan, kata Zubair, penerapan pembelajaran tatap muka secara terbatas di beberapa sekolah itu belum dilaksanakan, melihat kondisi yang belum memungkinkan.

“Yang jelas, seperti di Tibawa itu kita belum bisa memaksakan pembelajaran tatap muka. Bahkan rumah-rumah orang tua siswa juga banyak yang terdampak banjir,” ujar Zubair.

Baca juga: Warga Terdampak Banjir Kabgor Minta Bantuan Kemensos Dibagikan Malam Ini

Lebih jauh, Ia juga menuturkan bahwa proses pembersihan sejumlah sekolah ini rata-rata sudah di atas 50 persen. Zubair berharap ini bisa cepat diselesaikan oleh pihak TNI, Polri, dan pihak lain yang terlibat dalam upaya pembersihan.

“Tapi kalau untuk SD N 1 Tibawa itu parah, mungkin pembersihannya masih butuh waktu 1 sampai 2 minggu ke depan,” pungkasnya. (adv)

 

Pewarta: Andrianto Sanga

Pos terkait