Sejumlah Anak di Bongo Nol Direkrut dan Diajarkan Main Sepak Bola

  • Whatsapp
Mamat Abdullah saat memberi arahan kepada para anak usai melakukan latihan sepak bola, Kamis (30/12/2021). (Foto: Istimewa)

60DTK, Boalemo – Demi mengasah minat bakat para anak didik di Desa Bongo Nol, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, sejumlah anak mulai umur 11 hingga 13 tahun direkrut untuk diberikan pelatihan sepak bola.

Ide perekrutan sejumlah anak tersebut awalnya muncul dari Mamat Abdullah yang hobi dan ingin mengembangkan olahraga sepak bola khususnya di Desa Bongo Nol.

Bacaan Lainnya

“Iya, ide ini muncul setelah melihat banyak potensi masyarakat maupun rema muda di Kabupaten Boalemo yang cinta dan gemar bermain sepak bola, sehingga kami dengan beberapa rekan saya berinisiatif untuk mengumpulkan sejumlah anak di bawah umur (11–13 tahun) untuk diberikan pelatihan cara bermain bola,” jelas Mamat, Kamis (30/12/2021).

Seluruh anak didik yang mengikuti latihan sepak bola juga mendapatkan pelajaran agama, Kamis (30/12/2021). (Foto: Istimewa)

Ia juga membeberkan, kegiatan pelatihan tersebut sudah lama dilakukan, dan sudah mendapat dukungan baik dari pihak sekolah maupun dari para orang tua murid.

“Jadi kami melakukan pelatihan ini tidak hanya sekadar melakukannya saja, melainkan kami sudah mendapatkan izin atau dukungan dari pihak sekolah dan juga orang tua dari anak-anak yang mengikuti latihan,” ungkapnya.

Sementara itu, para anak didik tidak hanya mendapatkan pelajaran soal permainan sepak bola saja, melainkan mereka juga turut diajarkan soal agama yang diikuti oleh seluruh peserta didik.

“Jadi kami tidak hanya memberikan pelajaran mengenai permainan sepak bola, mereka pun kami ajarkan tentang agama, yang kegiatan itu kami laksanakan setiap sore, baik latihan sepak bola maupun agama,” terang Mamat.

“Kegiatan ini telah dibuka oleh Bapak Hardi Mopangga, Aleg Boalemo dan dihadiri juga oleh Ibu Saripa Laiya selaku Aleg boalemo yang berasal juga dari Desa Bongo Nol. Mereka pun sangat mendukung kegiatan ini karena dinilai sangat bermanfaat. Tidak hanya menggali minat bakat para anak didik, tetapi juga meningkatkan pemahaman mereka soal agama,” tukasnya.

 

Pewarta: Usman Dai

Pos terkait