Selama Dipimpin Syarif Mbuinga, Ini Sederet Prestasi yang Diraih Pohuwato

60DTK-POHUWATO – Pada peringatan HUT ke – 16 Kabupaten Pohuwato, Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga di hadapan ribuan masyarakatnya membeberkan sejumlah prestasi yang telah diraih Kabupaten Pohuwato sejak beberapa tahun terakhir.

Ia mengungkapkan, bahwa prestasi – prestasi yang selama ini diperoleh Pohuwato itu sama sekali tak lepas dari peran masyarakatnya.

“Alhamdulillah kita sudah enam kali diberikan penghargaan oleh Badan Pengelola Keuangan (BPK), karena pengelolaan keuangan daerah kita wajar, tanpa pengecualian,” ungkap bupati dua periode itu, disambut tepukan meriah oleh masyarakat Pohuwato pada pesta hiburan rakyat, Rabu (12/06/2019).

Baca juga : Torehkan Banyak Prestasi, Sulit Cari Pengganti Syarif Di Pohuwato

Selain itu, Ia juga mengaku menerima laporan berupa data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, terkait angka kemiskinan di masing – masing kabupaten se – Provinsi Gorontalo.

“BPS telah memberikan informasi data yang akurat, telah terjadi penurunan kemiskinan di Kabupaten Pohuwato,” ungkap bupati yang akrab disapa Pasisa itu.

Tak sampai di situ, sebelum bulan ramadan kemarin, Ia menuturkan bahwa dirinya juga diundang ke istana negara oleh Presiden Republik Indonesia, untuk menerima penghargaan, karena Pohuwato masuk dalam peringkat 10 besar terbaik dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD).

“Sebelum puasa kemarin, saya diundang oleh bapak Jokowi ke Jakarta, untuk menerima penghargaan pengelolaan daerah berkaitan dengan LPPD, dan memastikan bahwa daerah otonomi itu sudah berjalan dengan benar di Kabupaten Pohuwato,” ungkapnya bangga.

Terlebih lagi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pohuwato juga turut memberikan informasi kepada pemerintah daerah terkait prestasi yang sudah berhasil diraih selama kurang lebih sembilan tahun Syarif Mbuinga menjabat sebagai Bupati Pohuwato.

“Bappeda Kabupaten Pohuwato juga melaporkan ke saya, bahwa sudah ada surat dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Ada tiga indikator penilaian, yang pertama, sejauh mana konsistensi pemerintah daerah menyusun program dan kegiatan, yang kedua, bagaimana inovasi kegiatan dilaksanakan, dan yang ketiga, sejauh mana pencapaian dan perencanaan pembangunan itu dpat diwujudkan. Pohuwato dari 540 Kabupaten/Kota masuk dalam tujuh besar skala nasional,” tukasnya panjang lebar.

 

 

Pewarta : Moh. Effendi
Editor : Nikhen Mokoginta

Comments are closed.