Setelah Bikin Dompet Menjerit, Harga Cabai Rawit di Bone Bolango Turun Jadi Segini

Setelah Bikin Dompet Menjerit, Harga Cabai Rawit di Bone Bolango Turun Jadi Segini
Cabai rawit yang dijual di pasar. Foto: Hendra/60dtk

60DTK.COM – Setelah sempat bikin dompet menjerit dengan harga Rp150 ribu per kilogram, cabai rawit di Bone Bolango akhirnya turun menjadi Rp140 ribu per kilogram.

Kabar tersebut terungkap usai Pemerintah Kabupaten Bone Bolango melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar, salah satunya Pasar Talumotu Kecamatan Tapa, Selasa (15/9/2026).

Penurunan cabai rawit menjadi satu-satunya pergerakan harga yang signifikan dalam pemantauan tersebut. Komoditas yang sebelumnya terus naik itu kini mulai menunjukkan tren penurunan.

Meski cabai rawit turun, cabai merah keriting masih bertahan di harga Rp95.000 per kilogram. Sementara tomat yang sempat naik kini stabil di Rp7.000 per kilogram.

Untuk kebutuhan pokok lainnya, harga relatif tidak berubah. Beras Cap IR 64 medium masih Rp15.000 per kilogram dan Beras SPHP Bulog Rp12.000 per kilogram.

Gula pasir curah tetap Rp19.000 per kilogram. Begitu juga minyak goreng curah Rp19.000 per liter, minyak goreng kemasan premium Rp24.000 per liter, serta Minya Kita Rp15.700 per liter.

Pada komoditas protein, ayam ras karkas tercatat Rp33.500 per kilogram, telur ayam ras Rp30.767 per kilogram, dan daging sapi paha belakang Rp150.000 per kilogram.

Untuk kelompok bawang, bawang merah berada di Rp37.667 per kilogram, bawang putih Honan Rp38.667 per kilogram, dan bawang bombai Rp45.000 per kilogram.

Harga sayuran lain juga stabil. Kentang Rp22.000 per kilogram, sawi hijau Rp15.000 per kilogram, sedangkan kangkung, ketimun sedang, kacang panjang, dan ketela pohon masing-masing Rp10.000 per kilogram.

Stabilitas harga juga terjadi pada ikan dan buah. Ikan tongkol Rp35.000 per kilogram, ikan teri Rp110.000 per kilogram, udang basah Rp65.000 per kilogram, pisang Rp10.000 per kilogram, dan jeruk Rp15.000 per kilogram.

Sejumlah bahan pangan olahan seperti tempe, tahu putih, susu kental manis, mi instan, garam halus, ayam kampung utuh, kacang hijau, hingga kacang tanah juga tidak mengalami perubahan harga. (adv)

Pos terkait