60DTK-COM – Pesta rakyat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Taruna Remaja tidak hanya menjadi panggung hiburan bagi masyarakat Kota Gorontalo.
Di tengah kemeriahan penampilan Silet Open Up, Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea membawa kabar yang ditunggu ASN sekaligus mengajak mereka berbagi untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026).
Kehadiran Silet Open Up, artis asal Indonesia Timur yang lagu-lagunya tengah viral di berbagai kalangan, menjadi salah satu daya tarik utama pesta rakyat yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo tersebut.
Namun, sebelum panggung hiburan dimulai, Wali Kota Adhan memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan dua hal penting kepada masyarakat.
Pertama, memastikan pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN Pemerintah Kota Gorontalo sesuai dengan janji yang sebelumnya telah disampaikannya.
“Untuk pegawai-pegawai ASN Kota Gorontalo sebagaimana saya janjikan, besok Insya Allah terima TPP,” ujar Adhan Dambea di hadapan masyarakat yang hadir.
Kabar itu kemudian disertai dengan ajakan untuk ikut membantu masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang sedang tertimpa musibah.
Adhan meminta para ASN menyisihkan sedikitnya Rp2.000 dari TPP yang diterima untuk disumbangkan kepada para korban bencana di NTT.
“Saya cuma minta Rp2.000 dari TPP. Kita akan bantu mereka, keluarga kita yang ada di NTT yang kebetulan mendapatkan bencana,” katanya.
Adhan Dambea menyebut informasi yang diterimanya menunjukkan terdapat sekitar 135 orang luka-luka, 53 jiwa yang menjadi korban meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Menurutnya, bantuan tidak harus berhenti pada angka Rp2.000. ASN yang memiliki kemampuan untuk memberikan lebih dipersilakan menambah sumbangan, termasuk masyarakat Kota Gorontalo yang ingin ikut mengambil bagian.
“Minimal saya minta Rp2.000. Orang yang mau menyumbang Rp5.000, Rp10.000, terserah,” ucapnya.
Jika sekitar 5.000 ASN ikut menyisihkan Rp2.000, Adhan memperkirakan sedikitnya Rp10 juta dapat terkumpul untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di NTT.
“Saya juga tidak ingin mengumpul uang rakyat di jalan-jalan kemudian tidak jelas pertanggungjawabannya. Makanya melaporkan di Dinas Sosial, agar supaya terkontrol semua uang yang dikumpul dari masyarakat,” tegasnya.
Ajakan membantu korban bencana tersebut juga mengingatkan pada kepedulian yang sebelumnya dilakukan Pemerintah Kota Gorontalo ketika bencana melanda wilayah Sumatera, termasuk Aceh.
Wali Kota Adhan menyebut bantuan serupa telah diberikan pada tahun sebelumnya. Kini, kepedulian itu kembali diarahkan kepada masyarakat NTT.
Besarnya bantuan, menurut Adhan, dapat dimulai dari hal sederhana dengan melibatkan banyak orang. Di sisi lain, pesta rakyat HUT ke-81 RI memang sengaja digelar sebagai ruang hiburan bagi masyarakat Kota Gorontalo.
Pemerintah Kota Gorontalo menghadirkan Silet Open Up untuk menghibur warga sekaligus memeriahkan perayaan malam kemerdekaan.
Adhan pun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Gorontalo yang telah ikut memberikan semangat dalam memperingati 81 tahun Kemerdekaan Indonesia.
“Malam ini acaranya rakyat Gorontalo. Dari kita, untuk kita,” ujar Adhan.
Ia juga mengajak masyarakat yang hadir untuk bersama-sama menjaga keamanan selama pesta rakyat berlangsung agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan tertib dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (adv)
