Supir Perahu Pulau Lahe, Raup Untung Rp 500 Ribu Tiap Hari

60DTK-POHUWATO – Mengawali profesinya sebagai seorang nelayan, Anton, masyarakat asal Dusun Siku, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, merasa beruntung semenjak dibukanya Palau Lahe sebagai destinasi wisata di Kabupaten Pohuwato.

Pasalnya, hadirnya Pulau Lahe ini turut membawa angin segar bagi masyarakat nelayan yang tinggal di daerah pesisir Pohuwato seperti dirinya, karena mereka bisa mulai menciptakan lapangan kerja lain, yakni menyediakan jasa taksi perahu bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Lahe.

Baca juga : Libur Lebaran, Keindahan Pulau Lahe Undang Banyak Wisatawan

Tak urung pula, mendekati lebaran ketupat, jumlah pengunjung Pulau Lahe yang meningkat memberikan keuntungan besar bagi Anton dan para penyedia jasa taksi perahu lainnya yang kebanyakan baru memulai karirnya sebagai supir taksi perahu ini.

Anton mengaku bahwa dirinya memperoleh pendapatan yang besar dari jasa sebagai supir taksi perahu menjelang lebaran ketupat ini.

“Kalau dari pagi sampe sore biasanya saya dapat 500 ribu. Itu paling sedikit,” tutur Anton saat ditemui usai mengantar wisatawan, Sabtu (8/06/2019).

Ia pun mengungkapkan bahwa selama beberapa hari terakhir, para wisatawan yang ingin menyambangi Pulau Lahe terus berdatangan. Hal itu membuatnya bekerja ekstra keras mengantar penumpang dari pagi hingga sore hari.

“Saya biasanya kalau malam yah melaut saja, kalau pagi sampe sore itu saya antar jemput penumpang karena beberapa hari ini penumpang dari pagi sampai malam itu ada terus,” lanjut laki – laki yang sudah beristri itu.

Adapun tarif taksi perahu yang harus dibayar para wisatawan untuk bisa sampai ke Pulau Lahe adalah Rp.20.000 untuk setiap orang, dengan perjalanan selama kurang lebih 20 menit.

“Jadi Rp.20.000 itu sudah termasuk ongkos pergi balik,” tukas Anton.

 

 

 

Pewarta : Moh. Effendi
Editor : Nikhen Mokoginta

Comments are closed.