Thariq Temukan Beberapa Infrastruktur Yang Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

60DTK-Gorontalo Utara: Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu, mengaku telah mendapati beberapa proyek di Desa Iloheluma, Kecamatan Atinggola,  yang telah dibangun oleh Pemerintah Daerah Gorut, namun tidak dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat setempat. Proyek – proyek tersebut di antaranya penampungan air untuk persawahan, serta tungku pemanggangan kelapa (Kopra).

“Tadi saya mendampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK untuk penyerahan bantuan di PAUD Mawar Indah. Tapi saya memanfaatkan waktu untuk meninjau proyek pembangunan yang ada di desa (Iloheluma) soal pemanfaatannya,” ujar Thariq, Kamis (16/01/2020).

Baca juga: Bertemu Wakapolri, Indra Sampaikan Rencana Pembangunan Polres Gorut

“Yang saya temukan, untuk pertanian yakni penampungan air, itu sejak dibangun sampai hari ini sudah mulai rusak, tidak dimanfaatkan. Demikian juga dengan dengan pembuatan kopra, sampai sekarang belum dimanfaatkan,” lanjutnya.

Berdasarkan tinjauan tersebut, Ia berencana akan melakukan pertemuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, setiap perencanaan pembangunan harus dilakukan dengan menghitung pemanfaatan lebih awal. Sementara itu, untuk proyek yang diusulkan oleh kelompok tertentu, harus ada perjanjian dan pertanggungjawaban.

Baca juga: Pemda Gorut Pastikan Pembangunan RM. Terapung Segera Dimulai

“Jangan begitu diusulkan, mereka tidak memanfaatkan. Banyak proyek yang dibangun, hanya menghasilkan output berupa bangunan, tapi outcome dan impact-nya tidak diukur. Ini yang akan kami minta ke OPD,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa hal ini akan menjadi pekerjaan bagi pemerintah daerah. Ia menyebut, penataan dan perbaikan akan terus dilakukan ke depan.

Baca juga: Indra Minta OPD Gorut Sampaikan Informasi Pembangunan Ke Masyarakat

“Sebagaimana arahan Pak Gubernur kemarin, yang dilakukan itu jangan hanya realisasi anggaran, tapi juga dampak penggunaan anggaran juga harus maksimal,” tukas Thariq. (adv)

 

Pewarta: Andrianto Sanga

Comments are closed.