Wabup Gorontalo Cek Kesiapan Vaksinasi di Tiga Tempat Berbeda

  • Whatsapp
Wakil Bupati Gorontalo, Herman Walangadi Mengecek Kesiapan vaksinasi di Klinik KKP Kelas III Gorontalo
Wakil Bupati Gorontalo, Herman Walangadi (kanan) Mengecek Kesiapan vaksinasi di Klinik KKP Kelas III Gorontalo, Senin (18/01/2021). Foto: Humas Kominfo Kabgor

60DTK, Kabupaten Gorontalo – Wakil Bupati Gorontalo, Herman Walangadi, mengecek kesiapan vaksinasi di Puskesmas Limboto Barat, Puskesmas Tibawa, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Gorontalo, Senin (18/01/2021).

Pengecekan itu dilakukan mengingat pelaksanaan vaksinasi di tiga tempat berbeda tersebut sudah dekat. Sesuai rencana, penyuntikan dimulai Rabu (20/1/2021).

Bacaan Lainnya
banner 468x60

 

“Untuk penyuntikan, ketiga lokasi itu sudah siap. Contohnya, distribusi vaksin di tiga tempat ini sudah dilakukan, dan vaksin ini mereka simpan dengan aman dengan suhu dibawah 8 derajat,” ungkap Herman.

Baca Juga: Wabup Gorontalo Buktikan Dirinya Divaksin, Masihkah Anda Ragu?

Meski begitu, kata Herman, masih ada sedikit masalah yang terungkap. Masalah tersebut terkait dengan data penerima vaksin Sinovac, dalam hal ini tenaga kesehatan, yang belum mencapai target dimasing-masing lokasi.

“Mereka masih menunggu nama-nama yang dikirim dari pusat. Setelah itu, mereka masih harus didaftarkan lagi dan dikirim lagi ke pusat. Nanti setelah itu akan keluar jadwal vaksinasi setiap orang, mereka akan mendapat SMS,” jelasnya.

Wakil Bupati Gorontalo, Herman Walangadi Mengecek Kesiapan vaksinasi di Klinik KKP Kelas III Gorontalo
Wakil Bupati Gorontalo, Herman Walangadi (kanan) Mengecek Kesiapan vaksinasi di Klinik KKP Kelas III Gorontalo, Senin (18/01/2021). Foto: Humas Kominfo Kabgor

Baca Juga: Pemkab Gorontalo Pekerjakan Kembali Sebagian Tenaga Honor yang Dirumahkan

“Di Limboto Barat itu kalau tidak salah 82 orang, di Tibawa sekitar 90 orang, dan KKP 46 orang. Tapi seperti di Limboto Barat itu, baru 3 orang,” tambahnya.

Lebih jauh, Herman mengaku bahwa dirinya akan terus mengawal vaksinasi di tiga tempat tersebut. Hal itu akan dilakukan guna memberikan keyakinan jika vaksin Sinovak benar-benar aman digunakan.

“Saya akan terus mengawal ini, karena saya dengar masih ada yang takut,” pungkasnya. (adv)

Pos terkait