Wardoyo Pongoliu Buka Pelatihan AK3U: Kompeten di Lapangan, Bukan Cuma di Kertas

Wardoyo Pongoliu Buka Pelatihan AK3U: Kompeten di Lapangan, Bukan Cuma di Kertas
Kepala Dinas Disnaker ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Wardoyo Pongoliu bersama para peserta AK3U angkatan III tahun 2026, Senin (24/8/2026). Foto: PPID

60DTK.COM – Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo Wardoyo Pongoliu secara resmi membuka Pelatihan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Umum (AK3U) Angkatan III, Senin (24/8/2026).

Sebanyak 24 peserta mengikuti pelatihan yang PT. Indotama Jasa Sertifikasi IJS selenggarakan selama 12 hari hingga 4 September 2026.

Dari jumlah itu, 20 orang peserta mandiri, 3 orang utusan perusahaan, dan 1 orang berasal dari Koperasi Pertambangan Rakyat.

Wardoyo mengingatkan peserta agar tidak hanya mengejar sertifikat dalam pelatihan ini.

“Dalam pelatihan K3 ini, saya mengingatkan jangan hanya sekedar mengejar untuk mendapatkan sertifikat atau lisensi saja, karena ini,” ujar Wardoyo.

Wardoyo menekankan pentingnya membangun kompetensi, profesionalisme, integritas, dan kemampuan memberikan dampak nyata di tempat kerja.

“Jadilah Ahli K3 yang benar-benar kompeten dan profesional. Jangan hanya mengejar sertifikat, tetapi tunjukkan kompetensi melalui dampak positif yang nyata di lapangan,” tegasnya.

Menurutnya, seorang AK3U harus mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan dalam situasi nyata di tempat kerja.

Mulai dari mengenali potensi bahaya, menilai risiko, menentukan langkah pengendalian, hingga mendorong terbentuknya budaya K3.

“Dengan demikian, keberadaan Ahli K3 di perusahaan tidak berhenti pada pemenuhan persyaratan administratif, tetapi benar-benar mampu menjadi penggerak keselamatan dan kesehatan kerja,” jelasnya.

Ia berharap pelatihan ini dapat melahirkan tenaga Ahli K3 yang tidak hanya paham aturan, tetapi juga mampu bekerja secara profesional, memberikan solusi, dan membawa perubahan positif bagi keselamatan pekerja serta produktivitas perusahaan.

“Karena Ahli K3 yang hebat bukan yang paling banyak memiliki sertifikat, tetapi yang paling nyata memberikan dampak bagi keselamatan di tempat kerja,” imbuhnya. (adv)

Pos terkait