Bendera Duplikat Peninggalan 23 Januari 1942, Diarak Keliling Gorontalo

60DTK – Gorontalo : Pemerintah Provinsi Gorontalo hingga saat ini masih menyimpan dengan baik, Bendera Merah Putih duplikat peninggalan 23 Januari 1942. Dalam momentum peringatan Hari Patriotik 23 Januari tahun 2019, Bendera Duplikat ini diarak keliling Gorontalo.

Dilepas dari Kantor Kesbangpol Provinsi Gorontalo, kirab bendera itu selanjutnya akan mengelilingi 5 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Gorontalo. Disetiap daerah nanti, bendera Duplikat ini akan dikibarkan, sebelum nantinya akan dikibarkan pada Upacara Bendera Peringatan Hari Patriotik 23 Januari 1942.

Daerah pertama yang dituju, adalah Kabupaten Pohuwato. Kirab bendera ini melibatkan beberapa pihak. Seperti KNPI, Karang Taruna, Pramuka, Purna Prakarya Mudah Indonesia, Paskibraka, Tagana serta beberapa relawan sosial.

BACA JUGA : Berkah Widiawati Di Jalan Sehat Hari Patriotik

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Gorontalo Muh. Ali Imran Bali ketika melepas rombongan Kirab menuju Kabupaten Pohuwato mengatakan, kewajiban masyarakat Gorontalo bukan hanya memperingati Hari Patriotik. Tetapi hendaknya mengetahui juga sejarah para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa.

“Dengan adanya kirab ini, rasa Patriotisme dari para pemuda dan masyarakat bisa lebih mencintai tanah air dan mengetahui jasa-jasa para pejuang terutama pahlawan kita, Nani Wartabone,” kata Imran Bali, Minggu (20/1/2019)

Terkait Hubungan Generasi Muda dan Hari Patriotik, Imran Bali menegaskan, rasa Patriotisme harus lebih ditanamkan pada Generasi muda

“Tujuan utamanya adalah, kita menggugah kembali rasa Patriotisme, sebab masi banyak yang belum tau sejarah para Pahlawan kita, bahkan sebagian besar saya rasa belum tau tentang sejarah perjuangan mereka. Maka dari kegiatan ini, kita bisa ingat kembali dan belajar soal perjuangan pahlawan kita,”

BACA JUGA : Jalan Sehat Hari Patriotik Gorontalo, Diikuti Puluhan Ribu Peserta

Selain kirab Bendera, dalam momentum Hari Patriotik ini, juga akan dilaksanakan sejumlah kegiatan. Seperti Napak Tilas Perjuangan Nani Wartabone.

“Kami juga akan mengadakan Napak Tilas. Dengan ini, kita juga bisa mengetahui titik yang menjadi perjuangan pak Nani Wartabone. Contohnya di lokasi Kantor pos, dimana pak Nani Wartabone merobek bendera tiga warna menjadi merah putih saat itu,” tuturnya.

Penulis        : Moh. Efendi

Editor          : Fry