60DTK.COM – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pola kepemimpinan kepala sekolah di lingkungannya masing-masing.
Hal ini mengemuka pada kegiatan workshop manajerial kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Kamis (30/7/2026).
Pada kesempatan itu Bupati Ismet Mile mengatakan, workshop ini menjadi momentum yang telah lama dinantikannya. Padatnya agenda pemerintahan membuat dirinya baru memiliki kesempatan bertatap muka langsung dengan para kepala sekolah.
“Sudah lama saya ingin bertemu dengan bapak dan ibu guru. Bukan berarti perhatian saya berkurang, tetapi karena padatnya agenda pemerintahan. Hari ini saya ingin menyampaikan secara langsung harapan pemerintah kepada seluruh kepala sekolah,” ungkap Ismet.
Ismet menegaskan epala sekolah merupakan ujung tombak pemerintah dalam membangun kualitas pendidikan di setiap satuan pendidikan.
Sehingga seluruh kepala sekolah diminta menjalankan amanah secara maksimal dan tidak menimbulkan persoalan yang dapat mengganggu pelayanan pendidikan.
Ismet juga mengingatkan agar seluruh aparatur pendidikan meninggalkan dinamika politik yang telah berlalu. Menurutnya, seluruh ASN, termasuk kepala sekolah, harus kembali fokus bekerja melayani masyarakat tanpa membawa kepentingan politik dalam menjalankan tugas.
“Saya minta semua meninggalkan urusan politik. Loyalitas ASN adalah kepada tugas, kepada negara, dan kepada institusi, bukan kepada kepentingan kelompok atau pribadi,” tegas Ismet.
Ismet menilai perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi menuntut setiap aparatur bekerja semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Oleh sebab itu, setiap tindakan yang tidak sesuai aturan akan mudah diketahui dan harus dipertanggungjawabkan.
Ia juga meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk terus melakukan pembinaan serta melaporkan setiap persoalan yang muncul di sekolah agar dapat segera diselesaikan sebelum berkembang menjadi konflik yang menghambat proses belajar mengajar.
Lebih jauh, Ismet menekankan tidak boleh ada perlakuan istimewa bagi siapa pun di lingkungan pemerintahan. Seluruh ASN memiliki kedudukan yang sama di hadapan aturan dan dituntut bekerja berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Ia mengajak seluruh kepala sekolah memperkuat soliditas dan menghindari perbedaan yang dapat memicu perpecahan di lingkungan pendidikan.
Ismet berharap seluruh peserta workshop memanfaatkan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas manajerial sehingga mampu mencetak generasi Bone Bolango yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“Kalau ada persoalan, selesaikan segera. Jangan dipelihara hingga mengganggu tugas pendidikan. Mari kita bekerja bersama membangun Bone Bolango melalui pendidikan yang berkualitas,” imbuhnya. (adv)
