Bupati Gorontalo Utara Akui APBD-P Mengalami Penurunan

Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin (kiri) Menyerahkan Langsung Dokumen Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD-P Tahun Anggaran 2020 kepada Ketua DPRD Gorut, Djafar Ismail, Bertempat di Ruang Sidang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gorontalo Utara, Selasa (08/09/2020). Foto: Istimewa

60DTK, Gorontalo Utara – Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin mengakui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) mengalami penurunan.

Hal itu disampaikan oleh Indra Yasin usai mengikuti Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Pemerintah Daerah dalam rangka rancangan peraturan daerah APBD-P Tahun 2020, berlangsung di Ruang Sidang DPRD Gorontalo Utara, Selasa (08/09/2020).

Baca Juga: Pemda Gorontalo Utara Dapat Pinjaman PEN 400 Miliar

“Kita harus akui bahwa APBD perubahan itu terjadi banyak penurunan angka. Karena keterbatasan anggaran setelah dilakukan pemotongan dari Pemerintah Pusat, termasuk Peraturan Menteri keuangan (PMK) No 35 yang kurang lebih 10 persen,” Jelas Indra.

Oleh karena itu, anggaran pemerintah daerah banyak yang diserap. Apalagi kata Indra, anggaran saat ini masih di fokuskan untuk menangani penyebaran pandemic Covid-19.

“Sehingga dengan demikian anggaran kita terserap semuanya, terutama dalam hal penanganan Covid-19,” kata Indra.

Baca Juga: Ini Harapan Wabup Gorut Dari Hasil Penelitian Program Pengembangan Kawasan Pesisir

Ia pun berharap, di tahun 2021 nanti, anggaran pemerintah daerah bisa kembali lagi seperti semula. Sehingga, proses pembangunan yang ada di daerah bisa segera terealisasi.

“saya berharap, di tahun 2021 nanti, anggaran pemerintah bisa kembali pulih, bahkan akan lebih lagi dari yang sebelumnya,” tutupnya. (adv)

 

 

 

Pewarta: Usman Dai