Festival Pesona Danau Limboto 2019, Nelson Akan Hadirkan CEO Bukalapak

60DTK – Kab. Gorontalo: Guna Melestarikan dan upaya penyelamatan Danau Limboto yang selama ini dikenal sebagai icon Kabupaten Gorontalo, Pemerintah Daerah akan kembali menyelenggarakan event Festival Pesona Danau Limboto (FPDL) pada bulan September Tahun 2019.

Bagi Bupati Nelson sendiri, FPDL tidak hanya sekedar upaya penyelamatan Danau Limboto, namun juga sebagai upaya promosi destinasi wisata di Kabupaten Gorontalo yang saat ini terus ditonjolkan.

“Pada FPDL beberapa event besar ditampilkan mulai dari opening ceremony hingga closing, kegiatan ini rencananya ditambahkan adalah pamaren produk – produk lokal dari UMKM didaerah ini,” kata Nelson Pomalingo.

Sang profesor itu juga mengaku akan mengundang langsung CEO Bukalapak.com, Achmad Zaky yang bersedia mempopulerkan segala aset produk – produk UMKM di Kabupaten Gorontalo.

“Kita undang beliau, dan disana kita akan lakukan MoU kerjasama terkait promosi hasil produk UMKM daerah lewat digitalisasi,” ungkap Bupati Nelson. berbincang – bincang dengan kepala bidang ekraf Fany Salimanya disela – sela pelaksanaan senam dan jalan sehat, pagi tadi di lapangan Sport Centre Limboto, Jumat (09/8/19).

Ditambahkannya, keinginan ini sebagai tindak lanjut pertemuan dengan seluruh kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI ) pada pelaksanaan Apkasi Otonom Ekspo 2019 di Jakarta belum lama ini. Disana pertemuan kepala – kepala daerah melakukan kemitraan bisnis untuk peningkatan ekonomi lokal berkelanjutan.

Lebih lanjut, kata Nelson, pada pelaksanaan FPDL kali ini, Ia akan mengundang beberapa kepala daerah termasuk Ketua Umum APKASI, Abdullah Azwar Anas yang juga selaku Bupati Banyuwangi. Untuk itu Nelso berharap agar Disporapar dapat merancang dengan baik pelaksanaan FPDL Tahun 2019.

Sementara itu untuk lokasi FPDL, Ketua ORARI Provinsi Gorontalo menginginkan lokasi kegiatan berlokasi di pesisir danau limboto. Nantinya tempat ini akan dipasang lampu hias, sehingga akan menambah keindahan danau limboto pada malam hari.

“Disporapar segera merancang ini dan berkoordinasi dengan dinas Lingkungan hidup,” tukas Nelson. (rls/andi)