60DTK.COM – Gorontalo : Pernyataan Fraksi Partai Golkar yang menyebut Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail tidak memberikan manfaat bagi masyarakat selama menjalankan pemerintahan mendapat tanggapan dari Partai Demokrat.
Ketua Satgas DPD Partai Demokrat Gorontalo, Helmi Rasid, mengatakan penilaian tersebut merupakan hak setiap pihak. Namun, menurutnya, kinerja pemerintahan Gusnar Ismail–Idah Syahidah pada akhirnya akan dinilai langsung oleh masyarakat.
Helmi menegaskan, pemerintahan Gusnar–Idah tetap berjalan dan tidak terpengaruh oleh berbagai isu politik yang berkembang. Pemerintah Provinsi Gorontalo, kata dia, tetap fokus menjalankan pelayanan publik serta program pembangunan yang menyentuh kepentingan masyarakat.
“Kalau ada anggapan seperti itu, tidak menjadi masalah. Itu hak mereka untuk menilai. yang terpenting, kerja-kerja Pemerintah Provinsi Gorontalo saat ini terus berjalan dan langsung menyentuh masyarakat. Biarlah masyarakat sendiri yang menilai,” kata Helmi.
Menurut Helmi, ada hal yang dinilai perlu menjadi catatan dalam pernyataan tersebut. Pasalnya, Idah Syahidah yang merupakan Wakil Gubernur Gorontalo juga menjabat sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Gorontalo dan merupakan bagian dari pemerintahan bersama Gusnar Ismail.
“Ketika Gusnar Ismail dinilai tidak bermanfaat bagi masyarakat, perlu diingat bahwa Ketua DPD I Golkar adalah Wakil Gubernur Gorontalo yang berpasangan dengan Gusnar Ismail. Keduanya merupakan satu paket dalam pemerintahan,” ujarnya.
Mantan wartawan itu juga menilai isu mengenai hubungan Gusnar Ismail dan Idah Syahidah perlu disikapi secara proporsional. Ia berharap perbedaan pandangan politik tidak sampai mengganggu jalannya pemerintahan maupun soliditas keduanya dalam menjalankan amanah masyarakat.
“Intinya, biarlah rakyat yang menilai. Apakah Gubernur Gorontalo bekerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat atau tidak. Apa pun isu dan pernyataan yang berkembang, Gusnar–Idah tetap fokus bekerja,” tegasnya.
