Ini Target Fory Naway Untuk Perkembangan Bola Voli di Kabgor

  • Whatsapp
Ketua PBVSI Kabgor, Fory Armin Naway, saat menyerahkan tropi kepada peserta yang meraih juara satu kategori putri pada lomba bola voli antar club se - Kabgor, Sabtu (14/03/2020). (Foto - Andi 60dtk)

60DTK-Kabupaten Gorontalo: Usai dilantik secara resmi sebagai Ketua Persatuan Volly Ball Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Gorontalo periode 2019 – 2024, Fory Armin Naway bertekad untuk melakukan pembinaan atlet volly ball dimulai dari tingkat terbawah.

Fory mengungkapkan, Ia bersama jajaran pengurus PBVSI Kabupaten Gorontalo, dalam waktu dekat akan melakukan konsolidasi di 19 kecamatan yang ada di daerah setempat.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Ketua PBVSI Kabgor Akan Buat Gerakan Voli Masuk Desa

“Untuk ke depan, kami akan membina para atlet volly ball yang sudah kita lihat saat ini. Kami akan membina mereka dalam lingkup yang lebih besar lagi. Untuk volly ball itu kami mempunyai target yang cukup tinggi,” ungkap Fory, usai acara pelantikan di Gedung David-Tonny, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (14/03/2020).

Dalam upaya melakukan pembinaan atlet volly ball di Kabupaten Gorontalo ini juga, Ia mengaku akan mendukung rencana pendirian SMA Olahraga yang saat ini tengah dirintis oleh Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo.

Baca juga: Fory Naway Akan Gaungkan Gerakan Bola Voli Masuk Desa

Suasana pelantikan pengurus PBVSI Kabgor oleh Ketua PBVSI Provinsi Gorontalo, diwakili oleh Ketua Harian PBVSI Gorontalo, Kombes Pol. Winarto, di Gedung David-Tonny, Limboto, Sabtu (14/03/2020). (Foto – Andi 60dtk)

“Karena sekolah olahraga itu diperuntukkan kepada anak – anak untuk menjadi atlet di Kabupaten Gorontalo. Di dalamnya ada beberapa spesifikasi keilmuan, termasuk volly ball,” tukasnya.

Pelindung Penasehat PBVSI Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo pun berharap agar pengurus PBVSI Kabupaten Gorontalo dapat melaksanakan program yang berkelanjutan.

Baca juga: Nelson Berharap KONI Kabgor Siapkan Berbagai Macam Program Olahraga

“Program itu tidak hanya untuk saat ini, tapi berkelanjutan. Terutama dari bawah, melalui desa maupun sekolah,” harap Nelson. (adv)

 

Pewarta: Andrianto Sanga

Pos terkait