Diduga Sudah 5 Hari Meninggal, Mayat Pria di Blitar Ini Ditemukan Membusuk

60DTK-Blitar: Seorang pria di Kelurahan Benda, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Sukemi (63), ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya, dalam keadaan membusuk, Sabtu (14/03/2020). Diduga, Sukemi sudah meninggal sejak lima hari yang lalu, namun baru diketahui oleh warga sekitar.

Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Wahyu menjelaskan, pada hari Kamis, 12 Maret 2020 sekitar pukul 17.00 WIB, seorang rekan Sukemi, Heru Wijaya, mendatangi rumahnya untuk mengantar makanan, dengan digantungkan di gagang pintu rumahnya.

Baca juga: Mobil Ini Terjun Bebas Ke Sungai Usai Hantam Jembatan Kaliputih, Blitar

Namun pada hari Sabtu, 14 Maret 2020, Heru melihat makanan tersebut masih saja tergantung di gagang pintu. Merasa curiga, Heru pun mengajak rekannya, Sapto, yang juga tetangga Sukemi, untuk mengecek ke dalam rumah. Saat itu, keduanya membobol jendela samping rumah Sukemi agar bisa masuk ke dalam.

Ketika masuk, keduanya langsung mencium aroma busuk dari dalam kamar, dan saat dicek, ternyata Sukemi sudah dalam keadaan tidak bernyawa di kamarnya. Dua rekannya itu pun segera melaporkan hal tersebut ke Polsek Kepanjenkidul.

Baca juga: Warga Blitar Diciduk Polisi Gegara Edarkan Dobel L

“Petugas yang mendapatkan laporan kemudian datang bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Kepanjenkidul melakukan evakuasi. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban tidak ada tanda – tanda kekerasan. Diduga kematian korban akibat sakit,” ujar Wahyu saat diwawancarai, Minggu (15/03/2020).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, diketahui korban terakhir dilihat pada hari Rabu, 11 Maret 2020. Menurut keterangan warga sekitar, terungkap bahwa korban memang punya riwayat darah tinggi, dan hanya tinggal berdua bersama anak pertamanya yang mengalami keterbelakangan mental.

Baca juga: Razia Balap Liar, Polres Blitar Kota Amankan Puluhan Sepeda Motor

“Saat ini mayat korban sudah dibawa ke RS Mardi Waluyo Kota Blitar, guna dilakukan visum dan identifikasi. Sementara pihak keluarga masih dihubungi dan belum ada yang datang,” pungkasnya.

 

Pewarta: Achmad Zunaidi

Comments are closed.