Kepala Desa Terpilih di Kabgor Akan Dilantik 6 Mei Mendatang

60DTK, Kabupaten Gorontalo – Kepala-kepala desa terpilih di Kabupaten Gorontalo (Kabgor) akan segera dilantik pada tanggal 6 Mei 2021 mendatang. Hal ini dipastikan oleh Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, usai melaksanakan rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokopimda), Selasa (4/05/2021).

“Hari itu (6 Mei) kita lantik, dan pada hari itu juga saya akan SK-kan,” tegas Nelson di Kantor Bupati Gorontalo.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo beserta jajaran, saat rapat Forkopimda Kabgor, Selasa (4/05/2021). (Foto: Putra 60dtk)

Namun, Nelson menegaskan bahwa ada juga beberapa kepala desa yang masih akan ditunda pelantikannya, mengingat di desanya masih ada masalah yang harus diselesaikan. Pelantikan akan ditunda hingga masalah selesai.

expo

Baca juga: Nelson Tegaskan Penanganan Covid-19 Masih Jadi Prioritas di Kabgor

“Tapi persoalannya harus sesuai perosedur yang benar dan kita akan pending. Sejauh ini ada dua desa yang dipersoalkan,” bebernya.

Adapun prosedur yang benar tersebut maksudnya adalah, harus melalui prosedur hukum yang ada, yakni melalui Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabgor, Nawir Tondako pun menyampaikan hal yang sama. Menurutnya, sesuai dengan arahan Bupati Gorontalo, ada 89 kepala desa yang akan segera dilantik, sementara 2 masih dipersoalkan.

Baca juga: Nelson Canangkan Sekolah Tatap Muka Terbatas di Kabgor

“Sampai saat ini, dua desa yang dipersoalkan itu adalah Desa Hutabohu, Kecamatan Limboto Barat, dan Desa Moahudu, Kecamatan Tabongo,” ungkap Nawir.

Adapun pelantikan tersebut nantinya akan digelar di Gedung Kasmat Lahay, Kabupaten Gorontalo pada 6 Mei, sekitar pukul 09.00 WITA, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Yang diizinkan hadir hanya kepala desanya beserta istri, serta akan di-swab antigen,” tegasnya.

Selain itu, Ia mengaku pihaknya juga akan melakukan siarang langsung pelantikan kepala desa, agar tetap bisa disaksikan oleh para pendukung, karena mereka dilarang untuk datang saat pelantikan berlangsung.

“Ini kita lakukan untuk menjaga penyebaran covid-19,” pungkasnya. (adv)

 

Pewarta: Wali Putra Tangahu

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles