Ketua TP PKK Trenggalek Dukung Industri Lokal

60DTK, Trenggalek – Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardini Mochamad, membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek dalam mendukung industri lokal yang menggandeng bank BUMN, Selasa (4/08/2020).

Dalam hal ini, Novita memberikan pelatihan cara membuat batik sibori dan cara membuat kue, kepada para ibu rumah tangga dan santriwati Pondok Pesantren Khomarul Hidayah, Kecamatan Tugu.

Perempuan yang juga menjadi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek ini berharap, pelatihan ini bisa menstimulus pulihnya perekonomian di Kabupaten Trenggalek.

Baca juga: Bupati Trenggalek Letakkan Batu Pertama Untuk Program KOTAKU

“Pelatihan mebuat batik ini dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi. Hari ini kita memberikan pelatihan kepada ibu-ibu dan perempuan di sekitar pondok untuk bisa mandiri secara ekonomi,” cetusnya.

“Hari ini kita akan memberikan pelatihan batik sibori dan pelatihan pembuatan roti yang dilakukan selama dua hari, mulai hari ini dan besok,” imbuhnya.

Ia menuturkan, batik sibori sendiri dari tahun ke tahun peminatnya semakin banyak. Dengan warna yang cantik dan harga terjangkau, ini bisa memberikan keuntungan yang lumayan besar.

Baca juga: Bupati Trenggalek Sumbang Sapi Kurban 875 Kg

“Tadi saya mengingatkan dan memberi tambahan masukan bagaimana kita bisa memperluas pasar sibori ke pasar anak-anak dengan membuat desain yang disukai anak-anak seperti hello kitty, dan beberapa karakter anak lainnya,” tuturnya.

Dengan begitu, menurutnya para ibu rumah tangga tidak hanya akan mempunyai keterampilan membatik saja, namun juga akan paham ke mana market ini akan dituju, sehingga tujuannya menjadi jelas.

“Selama pandemi Covid-19 ini, kita harus bisa bertahan agar kita punya ketahanan keluarga yang baik, ketahanan pangan yang baik, serta ketahanan mental yang baik, dengan sama-sama saling membantu, solidaritas, dan memperkuat satu sama lain,” ujar Novita.

Baca juga: Bupati Trenggalek Puji Pemdes Sumberbening Yang Berkomitmen Maju

“Berkolaborasi satu sama lain untuk bisa men-support pemerintah untuk menggerakkan ekonomi lokal, baik itu dalam produk kerajinan, olahan pangan, dan yang lainnya. Sehingga bila ekonomi lokal ini bisa digerakkan, kami percaya bisa membantu pemerintah untuk perekonomian daerah bangkit lagi,” tandasnya.

Diketahui, saat ini Novita juga tengah mempersiapkan platfom digital untuk memperkenalkan produk UKM kepada kalayak ramai. Hal ini dilakukan untuk meluaskan cakupan pemasaran, serta mempermudah proses transaksi, yang bisa menguntungkan para pelaku usaha. (adv)

 

Pewarta: Hardi Rangga