Pemkab Gorontalo akan Keluarkan Kebijakan Soal Kualitas Beras Bantuan

  • Whatsapp
Rapat Koordinasi Bantuan Sosial Pangan
Bupati Gorontalo Memimpin Rapat Koordinasi Bantuan Sosial Pangan, di Ruang Madani Kantor Bupati Gorontalo, dan Diikuti Sejumlah Jajaran Pemkab Gorontalo dan Pihak Pemasok dan Penyalur Bantuan Sosial di Kabupaten Gorontalo Kamis (08/02/2021). Foto: Humas Kominfo Kabgor

60DTK, Kabupaten Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo akan mengeluarkan kebijakan terkait standar kualitas beras bantuan yang akan diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dari kualitas premium menjadi medium.

Rencana ini muncul tidak lepas dari adanya keluhan para petani yang kesulitan menjual beras hasil panen, dan berharap kepada pemerintah bisa memediasi mereka dengan para pemasok agar membeli beras mereka untuk keperluan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Rapat Koordinasi Bantuan Sosial Pangan
Bupati Gorontalo Memimpin Rapat Koordinasi Bantuan Sosial Pangan, di Ruang Madani Kantor Bupati Gorontalo, dan Diikuti Sejumlah Jajaran Pemkab Gorontalo dan Pihak Pemasok dan Penyalur Bantuan Sosial di Kabupaten Gorontalo Kamis (08/02/2021). Foto: Humas Kominfo Kabgor

“Kualitas dan jenis barang ini penting sekali, jadi tentunya akan ada kebijakan-kebijakan. Contohnya beras, untuk mendapatkan premium kita susah. Maka kemungkinan kita akan buat keputusan adalah medium saja,” ungkap Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, usai rapat koordinasi Tikor bantuan sosial pangan, di ruang Madani Kantor Bupati Gorontalo, Kamis (08/02/2021).

Dengan kebijakan itu, kata Nelson, jumlah bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat akan semakin bertambah, karena dana pembelian beras kualitas premium yang digunakan untuk membeli beras medium.

Baca Juga: Pedagang Siap Dipindahkan Demi Penataan Shopping Center Limboto

“Atau sisa uang yang sesuai harga beras premium, di berikan untuk yang lain, pada dasarnya masyarakat tetap terlayani dengan baik,” jelasnya.

Tidak hanya itu, kebijakan ini juga akan membuat perputaran ekonomi di Kabupaten Gorontalo lebih baik, dan tidak langsung berputar di daerah lainnya.

“Dengan demikian kita tidak hanya membantu masyarakat, tapi ekonomi berjalan. Kalau ekonomi berjalan, maka dampaknya kepada masyarakat,” tandasnya. (adv)

Pos terkait