Polres Tulungagung Ajarkan Murid TK Al-Azhar Tata Tertib Lalu Lintas

60DTK-Tulungagung: Kapolres Tulungagung, diwakili Kasat Lantas Polres Tulungagung, Aristianto Budi Sutrisno, dan Kanit Dikyasa Satlantas PolresTulungagung, Nenny Sasongko, menerima kunjungan murid TK Islam Al-Azhar di Polres Tulungagung, Jumat (14/02/2020).

Dalam kunjungan tersebut, para murid TK Islam Al-Azhar Kecamatan Tulungagung itu diajarkan tugas dan fungsi polisi, serta tentang disiplin dan tata tertib lalu lintas.

Baca juga: ‘Agunge Sikap Tulung Tinulung’, Jadi Slogan Kebanggaan Polres Tulungagung

“Hal tersebut bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan dan memberikan proses pembelajaran tentang tata tertib berlalu lintas kepada anak sejak dini, juga agar anak – anak tidak perlu takut lagi pada polisi,” tutur Nenny.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga sesuai dengan program Polisi Sahabat Anak (Polsanak), yang merupakan program dari Polisi Republik Indonesia (Polri) khusus untuk diterapkan kepada anak – anak usia dini dan TK.

Baca juga: Kerja Sama Dengan SCTV, Polres Tulungagung Gelar Lomba Tertib Lalu Lintas

(Foto – NN95)

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendidik anak sejak dini tentang disiplin dan tertib berlalu lintas sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan,” ucap Nenny lebih lanjut.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut, para murid juga diperkenalkan dengan rambu – rambu lalu lintas, juga diajak berkeliling untuk melihat langsung beberapa ruang pelayanan publik di lingkungan Mapolres Tulungagung.

Baca juga: 260 Peserta Ikuti Lomba Mewarnai Ikon Polres Tulungagung

Kepala TK Al-Azhar, Sri Yuliani pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mapolres Tulungagung yang telah bersedia memberikan informasi dan bimbingan kepada murid – muridnya tentang kedisiplinan dan tata tertib lalu lintas.

“Anak – anak dikenalkan untuk mengetahui tugas – tugas polisi, untuk tidak takut dengan polisi, diperkenalkan ruangan – ruangan untuk melayani masyarakat. Agenda ini merupakan rutinitas setiap periode yang disesuaikan dengan tema pada kurikulum pendidikan,” tutup Sri.

 

Pewarta: Hari Suhartono

Comments are closed.