Resmi! Kabgor Akan Jadi Tuan Rumah Festival Kelapa Internasional 2020

60DTK – KABGOR : Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menyambut baik terpilihnya Kabupaten Gorontalo (Kabgor) sebagai tuan rumah gelaran Festival Kelapa Intenasional ke – 4 di tahun 2020 mendatang. Menurutnya, ini adalah kesempatan, karena Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK) sudah pernah melaksanakan konferensi di Kabgor namun belum pernah menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

Kabgor sendiri terpilih menjadi tuan rumah festival ini setelah melalui kesepakatan bersama KOPEK dalam Rapat Nasional KOPEK dan Seminar Kelapa Internasional atau National KOPEK Meeting and Coconut Seminar di Taman Sukasada Ujung, Karangasem, Bali, Minggu (15/09).

“Sesuai kesepakatan, Festival Kelapa Internasional Tahun 2020 di Kabgor akan dilaksanakan bertepatan dengan Hari Kelapa Dunia,” ujar Nelson.

Baca : Ingin Angkat Pamor IKM, Dekranasda Kabgor Akan Gunakan Momen Festival Kelapa Internasional di Bali

Mengingat festival tersebut merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting, Nelson pun menuturkan akan mempersiapkan segalanya dengan matang. Pasalnya, jika menilik pelaksanaan kegiatan yang sama di beberapa daerah sebelumnya seperti Karangasem, Nelson menilai persiapan yang dilakukan sungguh luar biasa.

“Insyaallah dengan adanya kampung kelapa dan pabrik – pabrik di Kabgor akan menjadi fisitasi bagi anggota koalisi, pengusaha, dan petani kelapa,” lanjut Nelson.

Sementara itu, Sekertaris KOPEK yang baru saja terpilih, Alias Wello menjelaskan, terpilihnya Kabgor sebagai tuan rumah Festival Kelapa Internasional ke – 4 ini merupakan bentuk komitmen dan rumusan bersama anggota KOPEK.

Baca : Nelson: Mengembalikan Revitalisasi Kelapa Sama Saja Membangun Rakyat

“Ini rumusan bersama, juga sebagai penghargaan kepada ketua KOPEK, Prof. Nelson yang saat ini terus berkomitmen memajukan dan meningkatkan pengembangan kelapa, baik untuk Indonesia pada umumnya, maupun untuk Kabgor itu sendiri,” tukasnya.

Diketahui, Festival Kelapa Internasional sejauh ini sudah dilaksanakan sebanyak tiga kali di masing – masing tempat pelaksanaan yang berbeda. Pada Tahun 2017, kegiatan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. 2018 di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), dan tahun ini festival tersebut dilaksanakan di Kabupaten Karangasem, Bali. (Andi/rls/adv)

 

 

 

.

Comments are closed.