Santoso dan Forkompinda Kota Blitar Ikut Dengarkan Pidato Kenegaraan

60DTK, Blitar – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar dalam rangka Mendengarkan Pidato Kenegaraan yang disampaikan Ketua MPR RI, Ketua DPR RI dan Presiden Republik Indonesia (RI) dilaksanakan di ruang Paripurna DPRD Kota Blitar, Jumat (14/8/2020).

Rapat yang dihadiri oleh Wali Kota Blitar Santoso, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Blitar yang termasuk Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard Sinambela, Komandan Kodim (Dandim) 0808 Blitar Letkol (Arh) Dian Musriyanto, Danyon 511 Blitar ini dimulai pukul 09.00 Wib.

Dibuka secara langsung oleh Ketua DPRD Kota Blitar, dr. Syahrul Alim beserta Wakil Ketua M Yasin dan Agus Zunaedi, sidang tersebut berlangsung secara tertib dan khidmat dengan semangat kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75.

Baca Juga: Sambut Tatanan Kehidupan Baru, Pemkot Blitar Gelar Gerakan Memakai Masker

Mengikuti Pidato Kenegaraan perdana yang diselenggarakan secara virtual tahun ini, para anggota DPRD Kota Blitar tampak serius menyimak pidato yang disampaikan mulai dari Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, dilanjutkan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dan terakhir paling ditunggu adalah Pidato Kenegaraan oleh Presiden Joko Widodo yang lancar berpidato tanpa teks.

Tampil istimewa dengan mengenakan pakaian adat Suku Sabu dari NTT, Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa ditengah pandemi Covid-19 yang kini tengah melanda seluruh dunia, Indonesia memiliki angka pertumbuhan ekonomi yang lebih baik daripada beberapa negara lainnya di Asia bahkan dibanding di Eropa yang kini sudah mengalami minus dua digit.

“Meski pertumbuhan kita tahun ini mengalami minus 5,32% tetapi kita masih bisa bersyukur dikarenakan dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia bahkan Eropa, kita masih memiliki peluang untuk mengejar ketertinggalan dengan terus berinovasi serta menata ulang, reset kembali semua sistem kita,” tegas mantan Walikota Solo ini kepada semua pihak.

Baca Juga: Dinas P3AP2KB Kota Blitar Gelar Pelayanan KB Khusus Pria

Karena itulah Jokowi berharap kepada semua pihak untuk melakukan reformasi fundamental serta menjalankan strategi yang terpadu di segala bidang dan menggunakan kemerdekaan RI yang ke 75 tahun ini sebagai momentum untuk bangkit dari krisis global dengan berlandaskan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam kesempatannya, Walikota Blitar Santoso mengungkapkan dengan momentum HUT ke 75 RI yang tahun ini dirayakan secara sederhana tidak mengurangi sedikitpun esensi kemerdekaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia khususnya warga Kota Blitar untuk tetap meneruskan perjuangan dengan semangat kebhinnekaan.

“HUT Republik Indonesia tahun ini memang dirasa berbeda daripada tahun-tahun sebelumnya karena tidak ada perayaan meriah tetapi juga tidak mengurangi makna kemerdekaan yang kita miliki sebagai bangsa yang telah merdeka. Oleh karena itu menjelang peringatan kemerdekaan RI di Kota Blitar saya harap dengan momentum perayaan kemerdekaan dalam kesederhanaan ini kita bisa menjadikannya sebagai landasan untuk terus berkarya, mengisi kemerdekaan dengan semangat kebersamaan dan keberagaman,” pungkas mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar ini kepada awak media. (adv/hms)

 

 

 

Pewarta: Achmad Zunaidi