Sempat Terbakar, Pasar Legi Ponorogo Disulap Bupati Ponorogo Jadi 5 Lantai

60DTK, Ponorogo – Pembangunan Pasar Legi Ponorogo, secara fisik sudah hamper selesai 100%. Sehingga Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, meninjau lansung pembangunan Pasar Legi, Jumat (31/07/2020). Selain itu juga rapat persiapan Munggah Molo (Menaikkan Kerangka Atap) bersama pemborong yaitu PT.Adi Persada Gedung.

Pembangunan kembali Pasar Legi Ponorogo sudah dimulai sejak bulan Februari, lebih tepatnya secara resmi dimulai pada tanggal 24 Februari 2020. Lelang pembangunan dimenangkan oleh PT Adi Persada Gedung dan direncanakan akan selesai pada akhir tahun 2020 dengan konsep bangunan Hijau.

“Saya mengunjungi proyek pembangunan kembali Pasar Legi, karena di tahun 2017 lalu pasar legi terbakar”, kata Bupati Ipong.

Pasar Legi Ponorogo
Progress Pembangunan Pasar Legi Ponorogo, Jumat (31/7/2020). Foto: Luciana 60DTK

 

Bupati Ipong melakukan kunjungan di Pasar Legi, kemudian menceritakan bahwa pada tahun 2017 lalu Pasar Legi ini terbakar. Kemudian banyak pihak swasta yang menawarkan diri untuk membangun, namun Pemkab tidak ingin jika itu nanti akan memberatkan pedagang. Karena jika yang membangun adalah pihak swasta maka uang sewa lapaknya akan lebih mahal.

“Saya mohon ke Presiden, melalui Menteri Perdagangan ketika itu supaya pembangunan Pasar Legi yang terbakar dibantu”, ujar Bupati Ipong.

Bupati Ipong memohon bantuan pembangunan Pasar Legi  kepada Presiden Joko Widodo melalui Menteri Perdagangan ketika itu. Kemudian Bupati memohon lagi ketika Presiden datang ke Ponorogo untuk melakukan peninjauan ke Waduk Bendo.

Selain itu melalui Sri Wahyuni, istri Bupati Ipong yang juga merupakan Anggota DPR RI Komisi V juga membantu pengajuan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Karena kebetulan DPR Komisi V itu mitra dengan Kementerian PUPR. Maka kemudian Presiden pun menyetujui pembangunan Pasar Legi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hingga kini pembangunan Pasar Legi secara fisik sudah hamper selesai 100 %. Maka dari itu direncanakan pada tanggal 5 Agustus mendatang akan ada upacara Munggah Molo bersama Bupati dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta masyarakat sekitar.

 

 

Pewarta: Ika Luciana Marwati