Spare Part Pesawat Lion Air Yang Return to Base Akan Tiba Malam Ini

60DTK-Gorontalo: Pesawat Lion Air yang mengalami kerusakan teknis saat ini masih menunggu perbaikan. Pesawat yang sempat Return To Base (RTB) ke Bandara Djalaludin Gorontalo itu saat ini sudah berada di landasan parkir (apron) bandara.

Kepala Bandara Djalaludin Gorontalo Power Silaholo memastikan, peralatan yang dibutuhkan (spare part) oleh pesawat jenis Boeing 737-800  akan tiba pada malam nanti, Kamis (19/09).

BACA: Ini Penyebab Lion Air Gorontalo-Makassar Putar Balik Ke Bandara Jalaludin

“Sampai dengan saat ini, pesawat masih menunggu spare part (suku cadang) di apron terminal bandara. Suku cadang akan tiba dengan pesawat Lion malam ini”, urai Silaholo.

Pesawat yang biasanya bermalam di Gorontalo itu lanjut Power, melakukan take of pada pukul 06.00 WITA. Setelah kurang lebih 30 menit terbng di udara, pesawat itu harus kembali lagi ke bandara (return to base) karena ada kerusakan teknis.

BACA: 5 Fakta Penting Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610

“Jadi pesawat yang biasanya bermalam di Gorontalo, jam 06.00 WITA take off. Setengah jam kemudian RTB (Return To Base), jadi kembali lagi ke Gorontalo karena ada teknis kerusakan pesawat, akhirnya kembali lagi ke Gorontalo”, kata Power.

Dilansir dari Hulondalo.id, Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang Mandala menjelaskan, keputusan yang diambil oleh pilot pesawat tersebut dijalankan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dari pihak maskapai penerbangan.

BACA: Perekam Data Penerbangan Pesawat Lion Air JT 610 Ditemukan

“Keputusan tersebut sudah sesuai dengan prosedur operasional, dikarenakan pesawat membutuhkan pengecekan di darat”, kata Danang.

Mewakili pihak maskapai, Danang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang menyebabkan keterlambatan keberangkatan penumpang ke daerah tujuan.

“Kami sudah memberikan kompensasi sesuai aturan serta memfasilitasi jika ada permintaan pengembalian dana (refund) atau perubahan jadwal (reschedule) keberangkatan”, jelas Danang. (rds)

Penulis: Kasim A.

Comments are closed.