Sukarelawan di Trenggalek Ini Bangun Posko Screening Covid-19 Pakai Dana Swadaya

60DTK-Trenggalek: Ingin ikut membantu langkah pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di Trenggalek, Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek, Eko Yuhono, bersama sukarelawan dari Kecamatan Watulimo, Forkopimcam Watulimo, serta GSSC Perbakin Trenggalek, membangun Posko pencegahan Covid-19 di ruas Jalan Raya Bandung – Prigi, dengan menggunakan anggaran swadaya.

“Pendirian Posko yang dipelopori sukarelawan Kecamatan Watulimo, GSSC Posko Kabupaten Trenggalek, dan Forkopimcam Watulimo ini, seluruh anggaran swadaya dari sukarelawan tanpa ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek,” ujar Eko Yuhono, Rabu (1/04/2020).

Baca juga: Banyak Yang Tak Mau Masuk Check Point Di Perbatasan, Pemkab Trenggalek Blokade Jalan

Ia menegaskan, dirinya dan sukarelawan lain membentuk Posko tersebut semata – mata untuk membantu pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Trenggalek, khususnya di Kecamatan Watulimo. Bahkan Ia mengaku, hal tersebut sudah mereka lakukan selama 5 hari terakhir.

“Bersama Danramil Watulimo juga kami sudah 5 hari di Posko ruas Jalan Raya Bandung – Prigi untuk mengantisipasi masuknya wabah Covid-19 yang kian merebak,” lanjutnya.

Baca juga: Bupati Trenggalek Tinjau Kesiapan Lokasi Check Point Di Kecamatan Panggul

Ada pun yang dilakukan di Posko ini di antaranya, penyemprotan disinfektan kepada semua kendaraan yang masuk ke wilayah Kecamatan Watulimo, serta melakukan screening pada setiap orang.

“Selain itu, kami juga membagikan masker gratis kepada masyarakat yang melintas,” beber Eko.

Baca juga: Sejumlah Akses Masuk Ke Kabupaten Trenggalek Mulai Ditutup

Diketahui, penjagaan di Posko ini dilakukan selama 1×24 jam dengan 3 pembagian sif, dari sukarelawan, tim kesehatan, Koramil, Polsek, Kecamatan, serta Pemerintah Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo.

 

Pewarta: Hardi Rangga

Comments are closed.