Tak Akan Cabut Laporannya ke Polisi, Syamsul: Ini Harga Diri

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Gorontalo, Syamsul Baharuddin. (Foto: Andi 60dtk)

60DTK, Kabupaten Gorontalo – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Gorontalo, Syamsul Baharuddin menegaskan tidak akan mencabut laporannya di Polres Gorontalo terkait dugaan pencemaran nama baiknya oleh Syafrudin Hanasi, Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo.

Menurutnya, pernyataan Syafrudin Hanasi bahwa banyak pejabat di Kabupaten Gorontalo yang minim prestasi, suka ongkang-ongkang kaki, bahkan menyebutnya dirinya seorang penjilat, lebih berat pada penghinaan daripada kritik terhadap kerja pemerintahan.

Bacaan Lainnya
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Gorontalo, Syamsul Baharuddin. (Foto: Andi 60dtk)

Tidak sampai di situ, kata Syamsul, pernyataan anggota fraksi PKS ini sudah membuat keluarganya malu. Sebabnya, pemberitaan terkait hal ini sudah tersebar sampai kepada mereka.

“Sebelum saya melapor sudah saya pikir matang-matang, nanti kita lihat siapa yang benar. Ini harga diri, saya tidak takut apa-apa. Jabatan ini sementara, kalau harga diri selamanya, jadi harus saya perjuangkan,” aku Syamsul saat melakukan konferensi pers di Kantor Disporapar Kabgor, Jumat (17/12/2021).

Syamsul juga menerangkan bahwa pihak yang diadukan ke penegak hukum bukan institusi DPRD Kabupaten Gorontalo, melainkan hanya salah satu anggotanya. Ia juga mengklaim dirinya tidak anti kritik, asal itu berkaitan dengan kinerja dan bisa membangun.

“Pernyataan penjilat itu tidak pantas. Tidak ada siapa pun yang mau disebut penjilat. Coba dimasukkan ke hati, pasti akan ada reaksi dari kita,” tandasnya.

Lebih jauh, Syamsul mengaku kaget dengan pernyataan Syafrudin Hanasi tersebut. Saat berita dari pernyataam Syafrudin Hanasi terbit, dirinya sedang berada di Jakarta mendampingi Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menerima Penghargaan Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2021 atas berhasilnya Desa Bongo meraih juara 2 kategori desa wisata berkembang.

“Ini prestasi membanggakan bagi bidang pariwisata Kabupaten Gorontalo,” tutupnya.

 

Pewarta: Andrianto Sanga

Pos terkait