Vaksinasi di Kabupaten Gorontalo Mulai 15 Januari, Ini Jumlah Penerimanya

60DTK, Kabupaten Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo memastikan vaksinasi Covid-19 bagi pejabat dan tenaga kesehatan di daerah setempat dimulai pada tanggal 15 Januari 2021.

Kepastian itu terungkap setelah Bupati dan sejumlah jajaran Pemkab Gorontalo mengikuti rapat persiapan vaksinasi dengan Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo melalui virtual, Senin (11/01/2021).

“Kita akan mulai vaksinasi covid-19 di Kabupaten Gorontalo tanggal 15 Januari 2021,” ungkap Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, ditemui usai rapat.

Nelson mengatakan, dirinya dan sejumlah jajaran pemkab Gorontalo yakni Wakil Bupati, Sekda, dan sejumlah jajaran Pemkab Gorontalo menjadi orang-orang yang pertama kali divaksinasi.

Baca Juga: Nelson Minta Pengelolaan Keuangan Tahun Ini Lebih Baik

“Yang akan divaksin pertama kali pada tanggal 15 itu ada 15 orang, yaitu saya, Wakil Bupati, Sekda, dan beberapa anggota Forkopimda,” jelas Nelson.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir mengatakan, pihaknya mendapatkan jatah 2.065 dosis vaksin sinovac dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.

“Kita mendapat jatah 2.065 dosis vaksin dari Pemprov Gorontalo, dan ini akan tiba dalam waktu dekat. Dengan begitu, jumlah pejabat dan nakes yang akan divaksin ada sekitar 1.034 orang, karena setiap orang akan divaksin dua kali,” beber Roni.

Roni mengakui, jumlah vaksin yang akan mereka terima ini memang tidak sebanyak jumlah penerima vaksin yang telah didata sebelumnya, yakni sebanyak 2.653 orang. Meski begitu, kata Roni, hal ini tidak menjadi masalah.

“Karena ini pemberiannya secara bertahap, karena kita juga menyesuaikan dengan pengiriman dari pusat. Jadi setelah ini, tentu akan ada kiriman selanjutnya. Karena untuk vaksinasi kepada pejabat dan nakes ini akan berlangsung dari Januari hingga April,” jelasnya.

Baca Juga: IDI Kabupaten Gorontalo Minta Dilibatkan Dalam Proses Vaksin Sinovac

Lebih jauh, Ia juga menuturkan bahwa jumlah tenaga kesehatan yang akan melakukan penyuntikan vaksinasi kini telah bertambah menjadi 97 orang, dari sebelumnya hanya 28 orang.

“Jumlah vaksinator yang tadinya hanya 27, sekarang sudah 98 orang. Sementara untuk lokasi pelayanan masih tetap 27 lokasi yang terdiri dari 21 Puskesmas, 3 Rumah Sakit, 2 Klinik Kesehatan, dan 1 KKP,” pungkasnya. (adv)

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles