Warga Boliyohuto Alami Kekeringan, Pengusaha Ini Malah Jual Air Bersih

60DTK – Limboto : Penjualan air bersih kepada masyarakat Kecamatan Boliyohuto yang terdampak kekeringan hanya dilakukan oleh pengusaha, bukan aparat Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang ditugaskan penyaluran air bersih.

Penegasan ini disampaikan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo guna menanggapi adanya kabar tentang jual beli air bersih di musim kekeringan ini.

“Kalaupun ada yang menjual air, itu adalah pengusaha. Kalau ingin menyoroti masalah ini, berikan data yang benar, supaya kami pemerintah juga menanganinya dengan baik,” ucap Nelson ketika ditanyakan soal jual beli air di Boliyohuto, Senin (16/9).

Guna menanggulangi krisis air bersih di Kabupaten Gorontalo, Nelson telah memerintahkan Dinas Sosial, BPBD, PDAM serta Balai Wilayah Sungai (BWS) dan watercanon dari pihak kepolisian untuk memberikan pelayanan air bersih.

expo

BACA JUGA : 16 Kecamatan Kesulitan Air, Gubernur Tetapkan Gorontalo Darurat Kekeringan

”Saya sudah perintahkan aparat-aparat terkait agar setiap hari memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengeluhkan air,” pintanya.

Sementara itu menanggapi adanya jual beli air bersih di Kecamatan Boliyohuto, PLT Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Gorontalo Moh. Erwan Tone menjelaskan bahwa yang menjual tersebut adalah pengusaha dan bukan pihak PDAM atau petugas yang diperintahkan untuk memberikan pelayanan air bersih.

“Jual beli air bersih ini dilakukan oleh pihak swasta yang mengambil air di Lokasi PDAMnya Boalemo yang kemudian dijual kepada masyarakat di desa parungi, Boliyohuto” ungkap Erwan.

BACA JUGA : 205 Desa Di Kabgor Terdampak Kekeringan

Dirinya juga menerangkan soal kondisi pelanggan PDAM yang ada dikecamatan Boliyohuto. Menurutnya saat ini tidak ada pelanggan PDAM Boaliyohuto yang mengeluhkan air bersih.

“Khusus Parungi itu belum sampai di aliri pipa PDAM. Kondisi di wilayah Doniyohu di Boliyohuto itu pelanggan PDAM Tidak ad masalah. Jadi kami menyampaikan kalau ada yang membutuhkan air bisa datang langsung ke Doniyohu,” pungkasnya.

BACA JUGA : Instalasi Pipa Air Rusak, PDAM Tetap Prioritaskan Suplai Air Di Daerah Terdampak Kekeringan

Saat ini Dampak kemarau panjang kini mulai dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Gorontalo yang sulit untuk mendapatkan sumber air bersih. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo,

Dari 19 kecamatan di daerah setempat, ada 17 kecamatan yang terdampak kemarau panjang ini. Sehingga BPBD dengan pihak terkait melakukan pelayanan air bersih setiap harinya ke desa-desa terdampak kekeringan.(rds)

Sumber : Read.id

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles