Wawali Apresiasi PKL Poltekkes Gorontalo Karena Turut Tingkatkan Derajat Kesehatan

  • Whatsapp
Wakil Walikota Gorontalo, Ryan Kono, saat memberikan sambutan sekaligus menutup kegiatan PKL mahasiswa Program Studi D-III Jurusan Keperawatan, Kebidanan, dan Gizi, Poltekkes Kemenkes Gorontalo 2020, Sabtu (7/03/2020). (Foto - Hendra 60dtk)

60DTK-Gorontalo: Wakil Walikota Gorontalo, Ryan Kono, mengapresiasi Praktik Kerja Lapangan (PKL), yang melibatkan 214 mahasiswa Program Studi D-III Jurusan Keperawatan, Kebidanan, dan Gizi, Poltekkes Kemenkes Gorontalo 2020.

Ia mengungkapkan, hal tersebut sesuai dengan program kerja Walikota Gorontalo, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Gorontalo pada umumnya.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Sekda Kagum Dengan Terobosan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo

“Betul. Pemerintah Kota Gorontalo sangat berkomitmen untuk meningkatkan derajat kesehatannya dan ini dibutuhkan keterlibatan dari saudara – saudari sekalian,” ujar Ryan, saat menghadiri penutupan PKL tersebut, Sabtu (7/03/2020).

Selain itu, Ryan juga menjelaskan bahwa pihaknya sangat membutuhkan data stunting, sehingga peluang kematian anak dan ibu di Gorontalo bisa semakin dikurangi.

Baca juga: Angka Stunting Di Kabgor Terus Turun, Tidak Lepas Dari Kontribusi PKK

“Kami peduli akan data mengenai stunting, agar kematian ibu dan anak dan kesehatan keluarga, dan hal itu merupakan hal yang sangat urgent untuk diatasi dalam rangka mendukung visi misi Bapak Walikota dan saya sebagai wakil walikota,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Paulus Pangalo mengungkapkan, pihaknya juga sudah membuat satu musyawarah terkait penyakit apa – apa saja yang sering diderita masyarakat, sekaligus mencarikan solusi pada setiap masalah tersebut.

Baca juga: Program Penurunan Stunting Gorontalo Sejalan Dengan Program Presiden

“Program – program yang sudah disusun bersama – sama dengan masyarakat, pada saat musyawarah kelurahan itu, ada setiap masalah itu sudah sama – sama disusun bagaimana pemecahan masalahnya, itu sudah ada kegiatannya,” tutup Paulus.

 

Pewarta: Hendra Setiawan

Pos terkait