Kab. Gorontalo

Dinas P2TP2A Terus Dampingi Korban Kasus Dugaan Pencabulan di Kabgor

Kepala Dinas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kabupaten Gorontalo, Femmy Wati Umar. (Foto: Andi 60dtk)

60DTK, Kabupaten Gorontalo – Dinas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kabupaten Gorontalo, terus memberikan pendampingan kepada korban kasus dugaan pencabulan di daerah setempat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas P2TP2A, Femmy Wati Umar kepada sejumlah awak media saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/07/2022).

“Dalam setiap kasus, terutama kasus yang sekarang ditangani oleh Polda Gorontalo, kami dari Dinas selalu melakukan mediasi dan pendampingan. Terlebih ini melibatkan anak-anak,” aku Femmy.

“Dalam proses BAP atau penyidikan, tiga orang anak yang diduga masuk dalam korban ini terus didampingi oleh kami,” tambahnya.

Selama melakukan pendampingan, Ia sendiri menilai tiga orang anak di bawah umur yang mendapat perlakuan tidak baik oleh oknum Polisi berinisial Y ini, kondisi psikologi masing-masing tidak terlalu trauma.

“Mungkin ada trauma kecil, tapi mereka masih terlihat ceria, makan, bercerita, masih seperti biasa. Ini yang saya lihat secara kasat mata saja,” bebernya.

Lebih jauh, Ia juga mengungkapkan berdasarkan hasil visum, salah satu korban yang masih berusia sembilan tahun tidak ditemukan adanya tanda-tanda sudah terkena kekerasan seksual.

“Kalau sekolah, saya masih kurang tahu apakah mereka akan melanjutkan studi. Tapi yang pasti kami akan terus memberikan pendampingan sampai penanganan dugaan kasus ini selesai,” tandasnya.

 

Pewarta: Andrianto Sanga

Traktir Kopi Redaksi

Liputan 60dtk.com gratis dibaca siapa saja. Kalau berita ini bermanfaat, satu gelas kopi dari Anda membantu tim kami terus di lapangan.

Traktir Kopi

Dibuka di halaman Saweria. Bisa bayar pakai QRIS, GoPay, DANA, OVO, dan transfer bank.

0