Diduga Tak Bisa Berenang, Bocah Asal Balerejo Ini Hanyut di Sungai Jeroan

60DTK-Madiun: Seorang bocah 6 tahun, RAV, asal Babadan Lor, Kecamatan Balerejo, tewas tenggelam di kawasan Sungai Jeroan, Minggu (19/04/2020) sore, saat sedang bermain sekaligus memancing bersama 4 rekan sebayanya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Balerejo, Suyanto menjelaskan, diketahui sekitar pukul 13.30 WIB, korban bersama 3 rekannya pergi memancing di Sungai Jeroan, Desa Babadan Lor, yang posisinya tepat di belakang rumah korban.

Baca juga: PDIP Jatim Dan Madiun Bagi 1.000 Masker Gratis Ke Masyarakat

“Dua rekan sejawatnya itu lalu mandi. Tapi diduga korban yang tenggelam ini tidak bisa berenang, hingga hanyut di sungai tersebut,” ungkap Suyanto.

Suyanto membeberkan, kejadian ini baru diketahui orang tuanya, saat orang tua korban mencari anaknya sekitar pukul 14.00.

Baca juga: Di Kabupaten Madiun, Desa Diminta Jadi Ujung Tombak Pemutus Penyebaran Covid-19

“Rekan bermainnya saya rasa tahu kejadian tersebut, namun karena usia masih belia, mereka takut untuk menyampaikan kepada orang tua korban,” lanjutnya.

Hingga menjelang malam hari, korban belum juga ditemukan. Ia mengaku, pihaknya memang menghentikan proses pencarian, berdasarkan SOP kecelakaan dalam air, dan akan melanjutkan pencarian pada hari ini, Senin (20/04/2020).

Baca juga: Keluh Kesah Pedagang Kaki Lima Di Madiun Sejak Pandemi Covid-19 Merebak

“Namun kami menyiagakan tim SAR untuk berjaga di tempat tersebut. Kami juga sudah berkoordinasi bersama BPD Kabupaten Madiun, Tagana, rekan sukarelawan, dan pemerintah untuk menyampaikan kejadian tersebut,” tukasnya.

 

Pewarta: Puguh Setiawan